"Pak Jokowi Tolong Lihat Kami, Pembangunan Tol Sengsarakan Kami"

Kompas.com - 21/11/2019, 15:01 WIB
Ai, warga Ciherang, Sumedang, Jawa Barat menangis histeris saat rumah miliknya yang terimbas proyek Tol Cisumdawu dieksekusi, Kamis (21/11/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHAi, warga Ciherang, Sumedang, Jawa Barat menangis histeris saat rumah miliknya yang terimbas proyek Tol Cisumdawu dieksekusi, Kamis (21/11/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

Sementara itu, staf PPK Lahan Tol Cisumdawu Ir El Parlin Hutasoit mengatakan, eksekusi lahan dilakukan berdasarkan keputusan inkrah Pengadilan Negeri Kabupaten Sumedang.

Adapun lahan yang dieksekusi meliputi 16 bidang, 9 pemilik, dengan lahan seluas 6.875 meter persegi. Terkait pembayaran ganti rugi lahan juga sudah selesai dan dititipkan di Pengadilan Negeri Sumedang.

"Kami dalam hal ini hanya melaksanakan tugas. Kalau dilihat tadi ada yang mempertanyakan kenapa hal ini (eksekusi) sampai terjadi. Tidak, kami sudah melalui mekanisme yang berlaku hingga eksekusi hari ini," ujar Parlin.

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Terhambat, Ini Alasan Wagub Jabar

Parlin menuturkan, terkait ukuran lahan yang tidak sesuai maupun terkait harga, pihaknya sudah memberikan tenggat untuk memberikan sanggahan, tetapi tidak ada warga sebagai pemilik lahan yang komplain.

"Dan, melalui keputusan Pengadilan Negeri (Sumedang) pula eksekusi ini kami lakukan. Semua prosedur telah kami tempuh," tutur Parlin.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo menambahkan, dalam eksekusi ini personel gabungan yang diterjunkan sebanyak 485 orang.

Terdiri dari unsur Polres Sumedang, Kodim 0610/Sumedang, Pengadilan Negeri Sumedang, dan Satpol PP Kabupaten Sumedang.

"Personel dibagi menjadi dua tim untuk di dua lokasi. Tujuannya untuk mempercepat proses eksekusi. Kami diminta Pengadilan untuk mengamankan jalannya proses eksekusi karena secara hukum ini sudah final," kata Hartoyo.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah RFZ, Bocah yang Disiksa Ayah dan Dibuang Ibunya, Kini Diasuh Kapolres

Kisah RFZ, Bocah yang Disiksa Ayah dan Dibuang Ibunya, Kini Diasuh Kapolres

Regional
Evaluasi Simulasi Belajar Tatap Muka 7 Sekolah di Jateng, Ganjar: Hasilnya Cukup Baik

Evaluasi Simulasi Belajar Tatap Muka 7 Sekolah di Jateng, Ganjar: Hasilnya Cukup Baik

Regional
Buron 3 Tahun, Penjiplak Merek Antena Televisi Ditangkap di Sidoarjo

Buron 3 Tahun, Penjiplak Merek Antena Televisi Ditangkap di Sidoarjo

Regional
Santri di Jombang Beberkan Kiatnya Sembuh dari Covid-19

Santri di Jombang Beberkan Kiatnya Sembuh dari Covid-19

Regional
Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Penipuan Ditangkap di Magelang

Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Penipuan Ditangkap di Magelang

Regional
47 Rumah Rusak akibat Angin Puting Beliung di Lombok Barat

47 Rumah Rusak akibat Angin Puting Beliung di Lombok Barat

Regional
Pemprov DIY Klaim Sudah Lewati Standar Testing Covid-19 WHO

Pemprov DIY Klaim Sudah Lewati Standar Testing Covid-19 WHO

Regional
Kronologi Bus dan Truk Tabrakan yang Mengakibatkan 2 Orang Tewas, 4 Luka Ringan

Kronologi Bus dan Truk Tabrakan yang Mengakibatkan 2 Orang Tewas, 4 Luka Ringan

Regional
Satu Ruang Paviliun RSUD dr Soedono Ditutup untuk Isolasi 16 Nakes Positif Covid-19

Satu Ruang Paviliun RSUD dr Soedono Ditutup untuk Isolasi 16 Nakes Positif Covid-19

Regional
Gelar Dangdut Saat Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi

Gelar Dangdut Saat Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi

Regional
Bayi Berusia 22 Bulan dan Ayahnya Positif Covid-19

Bayi Berusia 22 Bulan dan Ayahnya Positif Covid-19

Regional
Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua Organda Kota Serang Dijebloskan ke Penjara

Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua Organda Kota Serang Dijebloskan ke Penjara

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, Kantor BPKD Wonogiri Tetap Buka

Pegawainya Positif Covid-19, Kantor BPKD Wonogiri Tetap Buka

Regional
7 Bulan Tak Tersentuh Corona, Hari Ini Manggarai Timur Jadi Zona Merah Covid-19

7 Bulan Tak Tersentuh Corona, Hari Ini Manggarai Timur Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Dugaan Teror KKB Menjelang Pilkada, TNI-Polri Kesulitan Menindak Penyandang Dana

Dugaan Teror KKB Menjelang Pilkada, TNI-Polri Kesulitan Menindak Penyandang Dana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X