Banjir dan Longsor Landa Agam, 13 Rumah Rusak dan Jalan Tertutup Total

Kompas.com - 20/11/2019, 22:55 WIB
Banjir dan longsor melanda Agam, Sumatera Barat. Terlihat petugas BPBD Agam kesulitan membersihkan material.karena hujan dan kurang penerangan, Rabu (20/11/2019) malam Dok: BPBD AgamBanjir dan longsor melanda Agam, Sumatera Barat. Terlihat petugas BPBD Agam kesulitan membersihkan material.karena hujan dan kurang penerangan, Rabu (20/11/2019) malam

PADANG, KOMPAS.com - Hujan deras sejak sore hingga malam hari, Rabu (20/11/2019), menyebabkan banjir bandang dan longsor di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal yang dihubungi Kompas.com, Rabu malam, menyebutkan, dua rumah hancur dan 11 lainnya rusak sedang akibat diterjang banjir dan longsor. Selain itu, satu masjid dan madrasah rusak berat.

Akses jalan kabupaten di Tanjung Sani tertutup total oleh material longsor.

Baca juga: Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Syafrizal mengatakan, saat ini timnya dibantu Satpol PP dan Damkar dan pemerintah kecamatan sedang membersihkan jalan dari material longsor.

"Tim masih di lapangan melakukan pembersihan. Namun, terkendala oleh hujan deras," kata Syafrizal.

Selain hujan, kata Syafrizal, kendala lainnya dalam pembersihan itu adalah tebalnya material longsor hingga mencapai 10 meter dengan panjang 100 meter.

"Kita masih kesulitan karena hujan dan tidak ada penerangan. Selain itu, material longsor cukup banyak," jelas Syafrizal.

Baca juga: Tertibkan Sunter Agung, Pemkot Jakut Akan Perbaiki Saluran Air untuk Cegah Banjir

Terkait korban jiwa, Syafrizal mengatakan tidak ada. Kerugian materil masih belum bisa ditaksir karena tim masih fokus melakukan pembersihan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X