Polisi Periksa Ibu dan Tetangga Remaja Keterbelakangan Mental yang Jasadnya Terkubur di Pekarangan

Kompas.com - 19/11/2019, 14:36 WIB
Garis polisi terpasang di rumah lokasi penemuan mayat di Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (18/11/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINGaris polisi terpasang di rumah lokasi penemuan mayat di Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (18/11/2019).

CILACAP, KOMPAS.com - Polisi meminta keterangan sejumlah pihak terkait dengan penemuan jasad FHA (18), perempuan dengan keterbelakangan mental yang terkubur di pekarangan rumah Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Ongko Gradiarso Sukahar mengatakan, hingga saat ini telah meminta keterangan kepada orang empat saksi, yaitu para tetangga di sekitar lokasi kejadian, termasuk ibu korban SM (57).

"Kami melakukan pemeriksaan saksi yang kami nilai mengetahui keseharian si korban. Ada beberapa tetangga, termasuk ibunya, total ada sekitar empat orang," kata Ongko saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Diberitakan sebelumnya, polisi masih mendalami kasus penemuan jasad FHA yang terkubur di pekarangan rumahnya, Senin (18/11/2019) pagi.

Hingga saat ini polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Jasad korban telah diotopsi di rumah sakit, namun hasil otopsi baru dapat diketahui sekitar seminggu ke depan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Regional
Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Regional
Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Regional
Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Regional
Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Regional
Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Regional
Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Regional
Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

Regional
Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X