Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Kompas.com - 18/11/2019, 16:28 WIB
Warga menunjukkan lubang lokasi ditemukannya jasad FHA (18) di samping pekarangan rumahnya Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (18/11/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINWarga menunjukkan lubang lokasi ditemukannya jasad FHA (18) di samping pekarangan rumahnya Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (18/11/2019).

CILACAP, KOMPAS.com - Jasad FHA (18), remaja perempuan dengan keterbelakangan mental ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pekarangan samping rumahnya, Senin (18/11/2019) pagi.

Subiantoro (62), tetangga korban mengatakan, jasad korban ditemukan terkubur dalam lubang sedalam kurang lebih 50 sentimeter.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi meringkuk terbungkus plastik transparan.

"Dibungkus kantong plastik bening yang berukuran besar, yang meteran, bagian atasnya diikat, seperti dipocong. Kakinya saat ditemukan posisinya menekuk," kata Subiantoro saat ditemui, Senin sore.

Baca juga: Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Warga lainnya, Gufron mengatakan, korban mengalami keterbelakangan mental sejak lahir. Korban selama ini tidak pernah beraktivitas di luar rumah.

"Bahkan dulu waktu masih kecil dipasung, dipasung lama sekali, nggak pernah keluar rumah. Sekarang kondisinya nggak bisa jalan, setiap hari hanya tiduran saja di dalam rumah," ujar Gufron.

Gufron mengatakan korban tinggal di rumah tersebut hanya bersama ibunya, SM (57).

SM telah lama berpisah dengan suaminya.

Diberitakan sebelumnya, FHA (18) ditemukan tewas terkubur di pekarangan samping rumahnya Desa Bajing, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (18/11/2019) pagi.

Informasi yang dihimpun Kompas.com di lokasi kejadian, penemuan mayat tersebut berawal dari kecurigaan warga.

Pasalnya, lebih dari sepekan terakhir tidak mendengar suara tangisan FHA yang tinggal bersama ibunya, SM (57).

Baca juga: 9 Tahun Diikat dan Disekap di Kamar Mandi, Pemuda Keterbelakangan Mental Berhasil Bebas

Sejumlah tetangga sempat menanyakan keberadaan korban kepada ibunya, namun ibunya memberikan jawaban yang berbeda-beda.

Beberapa hari lalu warga juga sempat mencari keberadaan korban di sekitar rumahnya.

Senin pagi warga kembali mencari keberadaan FHA di sekitar rumah. Warga kemudian mengorek-ngorek gundukan tanah berukuran kecil di samping rumah dan menemukan jasad korban

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Regional
Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Regional
Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Regional
Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Regional
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Regional
Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Regional
Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Regional
Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Regional
Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X