Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Kompas.com - 16/11/2019, 08:07 WIB
Warga di kawasan Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon berhamburan keluar dari rumah-rumah mereka setelah empat gempa beruntun mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (16/11/2019) pagi KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWarga di kawasan Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon berhamburan keluar dari rumah-rumah mereka setelah empat gempa beruntun mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (16/11/2019) pagi

AMBON, KOMPAS.com - Empat gempa beruntun mengguncang wilayah Pulau Ambon dan sekitarnya, Sabtu (16/11/2019) pagi.

Keempat gempa yang dirasakan sangat kuat getarannya itu membuat warga di Kota Ambon panik dan berhamburan dari rumah-rumah mereka.

Warga keluar dari rumah mereka ke jalan-jalan sejak gempa pertama berkekuatan 4,5 magnitudo mengguncang wilayah tersebut sejak pukul 06.02 WIT.

“Gempa sangat kuat sekali, tadi pas masih tidur waktu gempa pertama,” kata Azis, salah satu warga yang ikut panik, kepada Kompas.com, Sabtu. 


Baca juga: 126 Gempa Susulan di Manado, 7 Kali Dirasakan Warga

Berdasarkan data yang diterima Kompas.com dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, pusat gempa bermagnitudo 4,5 itu berada pada titik koordinat 3.59 Lintang Selatan dan 128.27 Bujur Timur.

Atau, berjarak 15 km timur laut Ambon dan 29 km bagian Selatan Kairat, Kabupaten Seram Bagian Barat dengan kedalaman 10 km di bawah permukaan laut.

Gempa tersebut dirasakan getarannya di Ambon dengan skala IV MMI.

Selanjutnya berselang satu jam kemudian gempa bermagnitudo 3,6 kembali mengguncang Pulau Ambon. 

Setelah itu lima menit kemudian gempa bermagnitudo 3,8 kembali terjadi dan selanjutnya gempa bermagnitudo 3,3 kembali mengguncang Ambon.

Baca juga: Sejak Dulu Maluku Sudah Sering Gempa, Ini Riwayat Sejarahnya

Gempa susulan

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin kepada Kompas.com, Sabtu, memberikan keterangan soal empat gempa ini. 

“Pagi ini tercatat ada empat gempa susulan yang dirasakan kuat getarannya oleh warga di Ambon dan sekitarnya,” kata Andi. 

Menurut Andi gempa yang masih terus terjadi di Ambon dan sekitarnya itu merupakan gempa susulan dari gempa utama Magnitudo 6,5 yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya pada 26 September 2019 lalu.

“Ini masih gempa susulan dari gempa utama 6,5 yang terjadi September lalu,” katanya. 

Baca juga: BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Regional
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Regional
Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Regional
Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Regional
4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

Regional
Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Regional
Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Regional
Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Regional
Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Regional
Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X