Kasus Penganiayaan Mahasiswa UMI, Diduga Dendam Antarkelompok hingga 3 Pelaku Dikeluarkan dari Kampus

Kompas.com - 15/11/2019, 18:31 WIB
Tiga pelaku penganiayaan yang menyebabkan mahasiswa UMI Andi Fredi Akirmas meninggal dunia saat diamankan di Polrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANTiga pelaku penganiayaan yang menyebabkan mahasiswa UMI Andi Fredi Akirmas meninggal dunia saat diamankan di Polrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019).

"Nanti mau koordinasi ke jaksa rencana mau ditetapkan 340 tentang pembunuhan berencana karena kan dia dari rumah udah bawa badik artinya ada niat," kata Indratmoko.

Baca juga: Polisi: Penyerang Mahasiswa UMI Makassar Diduga Sudah Rencanakan Aksinya

 

3. Tiga pelaku dikeluarkan dari kampus 

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMI Prof Loade Husein mengatakan, tiga pelaku penganiayaan yang menewaskan Andi Fredi Akrimas mahasiswa Fakultas Hukum UMI Makassar dikeluarkan dari kampus.

Ketiga pelaku yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Indutsri ini dikeluarkan dari kampusnya karena telah ditetapkan tersangka.

"Mereka dikembalikan ke orangtua alias dipecat sebagai mahasiswa UMI," ujarnya, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Pelaku Penyerangan Mahasiswa UMI Makassar Jarang Ikuti Perkuliahan

 

4. Serahkan sepenuhnya ke polisi

Masih dikatakan Laode, jumlah mahasiswa yang dipecat bisa bertambah jika polisi kembali menangkap pelaku yang telah ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).

Masih dikatakannya, terhadap alumni yang terlibat dalam kasus penyerangan bakal diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk ditindak sesuai proses hukum yang berlaku.

"Kita serahkan sepenuhnya ke polisi untuk dihukum yang setimpal," kata Laode.

Baca juga: Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

 

5. Pelaku penyerangan sudah tidak aktif di kampus

Dekan Fakultas Tekinik Industri Zakir mengatakan, Yusril Zakir (19), pelaku penyerangan mahasiswa Andi Fredi Akirmas mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar diketahui sudah tidak aktif sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Industri.

"Dia sudah tidak aktif dalam kegiatan perkuliahan. Data akademik kami seperti itu dan kami punya record akademiknya," katanya kepada Kompas.com, Kamis (14/11/2019) malam.

Zakir mengatakan bahwa satu pelaku penyerangan lain yang juga turut diamankan dikenal jarang mengikuti kegiatan perkuliahan serta laboratorium.

Baca juga: Pelaku Penyerangan Mahasiswa UMI Makassar Jarang Ikuti Perkuliahan

 

Sumber: KOMPAS.com (Kontributor Makassar, Himawan | Dony Aprian, Aprilia Ika)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
Wartawan di Kapal Terbalik Usai Meliput Kunker Jokowi di Labuan Bajo

Wartawan di Kapal Terbalik Usai Meliput Kunker Jokowi di Labuan Bajo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X