Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Kompas.com - 15/11/2019, 12:08 WIB
Petugas pembersih tengah membersihkan oil spill di Pantai Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Kamis (14/11/2019). HANDOUTPetugas pembersih tengah membersihkan oil spill di Pantai Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Kamis (14/11/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com-Tumpahan minyak mentah kembali muncul di pesisir utara Karawang, salah satunya di Pantai Sedari.

Sejumlah nelayan juga dikejutkan oleh oil spill wilayah tangkapan mereka, beberapa waktu terakhir ini. Para nelayan khawatir tumpahan minyak itu meluas dan mengotori alam sekitar.

Munculnya oil spill itu dilaporkan Sekretaris HNSI Karawang Sahari kepada Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan (DKP) setempat, Hendro Subroto.


"Benar, kami menerima laporan oil spill muncul lagi di perairan Karawang dua hari lalu. Dan sudah kami tanyakan langsung ke pihak PHE ONWJ," ujar Kepala DKP Karawang Hendro Subroto usai olahraga bersama di Plaza Pemkab setempat, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Pasca-kebakaran, Pertamina Terjunkan Tim Sterilkan Tumpahan Minyak

Menurut Hendro, begitu ada laporan masuk mengenai oil spill itu, dirinya langsung menghubungi Vice President Relation PHE ONWJ, Ifki Sukarya.

"PHE ONWJ menegaskan kebocoran sumur YYA-1 sudah berhasil diatasi dan tidak ada kebocoran susulan. Hanya saja, dalam beberapa hari terakhir ini pihak Pertamina sedang membersihkan anjungan sumur minyaknya," katanya.

Hendro menyebutkan, kemungkinan oil spill yang terlihat oleh para nelayan merupakan sisa-sisa minyak yang awalnya menempel di anjungan atau terumbu karang.

"Pertamina menyatakan tidak ada kebocoran sumur lagi. Tapi kami tetap akan terus memantau perkembangan pesisir. Apalagi ada keluhan dari para nelayan," kata Hendro.

Baca juga: Nadran Laut Tahun Ini Berbeda, Ada Dukungan Pemda hingga Tragedi Tumpahan Minyak Pertamina

Sementara untuk proses pemulihan (recovery) lingkungan hidup yang sebelumnya tercemar oil spill, Hendro menyebut sedang ditangani pihak IPB.

"Pertamina menggandeng IPB untuk me-recovery lingkungan hidup, termasuk menghitung nilai ganti rugi yang akan diberikan kepada warga terdampak," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Wawan Setiawan turut membenarkan munculnya kembali oil spill di pesisir utara Karawang.

"Benar, muncul oil spill kembali. Info dari Pertamina, oil spill muncul dari pembersihan platform yang lolos dari bagian bawah oilboom," kata Wawan melalui peaan singkat.

Wawan menyebut, tim pembersih sejauh ini masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali oil spill.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X