BMKG Imbau Masyarakat Jateng Selatan Waspada Cuaca Ekstrem

Kompas.com - 15/11/2019, 10:43 WIB
Hujan disertai angin kencang menyebabkan papan reklame dan pohon di jalur utama Purwokerto-Cilacap, tepatnya di Desa Notog dan Patikraja/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINHujan disertai angin kencang menyebabkan papan reklame dan pohon di jalur utama Purwokerto-Cilacap, tepatnya di Desa Notog dan Patikraja/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019).

 

CILACAP, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan, khususnya Kabupaten Banyumas dan Cilacap untuk mewaspadai cuaca ekstrem.

Menurut Analis Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap Rendi Krisnawan, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut hingga beberapa hari ke depan.

"Pada masa transisi seperti sekarang ini, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi," kata Rendi saat dihubungi, Jumat (15/11/2019).


Baca juga: Cuaca Ekstrem di Palembang, Suhu Udara Mencapai 36 Derajat Celsius

Rendi mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Banyumas dan Cilacap dipicu oleh awan cumulonimbus (CB). Awan CB dapat menyebabkan terjadinya angin puting beliung dan downburst.

"Kalau angin puting beliung berpusing memutar. Sedangkan downburst yaitu angin kencang yang turun dari awan CB ke bawah dan menuju ke segala arah," jelas Rendi.

Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Pangkas Ranting Pohon dan Bersihkan Selokan

Untuk menghindari dampak cuaca ekstrem, kata Rendy, masyarakat dapat mengenali tanda-tandanya. Biasanya pada pagi hingga siang hari cuaca terik dan menjelang sore akan muncul awan CB.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah papan reklame dan pohon di tepi jalan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019).

Akibatnya, akses jalan utama penghubung Purwokerto-Cilacap tertutup. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas macet total hingga kurang lebih 5 kilometer.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 10 Kilogram Sabu, 2 Warga Sumsel Divonis Mati

Selundupkan 10 Kilogram Sabu, 2 Warga Sumsel Divonis Mati

Regional
Rem Blong, Bus yang Angkut Rombongan Siswa SMA di Sumbar Tabrakan Beruntun

Rem Blong, Bus yang Angkut Rombongan Siswa SMA di Sumbar Tabrakan Beruntun

Regional
Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang

Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang

Regional
Otak Tahanan Narkoba Polresta Malang yang Kabur Ditangkap di Kediri

Otak Tahanan Narkoba Polresta Malang yang Kabur Ditangkap di Kediri

Regional
Kasus TNI Bacok Polisi, Kapolres Pamekasan: Sama-sama Tidak Sedang Bertugas

Kasus TNI Bacok Polisi, Kapolres Pamekasan: Sama-sama Tidak Sedang Bertugas

Regional
Siap-siap, Bandara Soekarno-Hatta II Dibangun di Karawang 2028, Luasnya 3.000 Hektar

Siap-siap, Bandara Soekarno-Hatta II Dibangun di Karawang 2028, Luasnya 3.000 Hektar

Regional
Kamis, Gibran Daftar Calon Wali Kota di DPD PDI-P Jateng, Diantar Rombongan Relawan

Kamis, Gibran Daftar Calon Wali Kota di DPD PDI-P Jateng, Diantar Rombongan Relawan

Regional
Tak Ada Luka Tanda Kekerasan di Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Tak Ada Luka Tanda Kekerasan di Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Regional
Terendam Banjir, Siswa di Rokan Hulu Berenang untuk Sampai ke Sekolah

Terendam Banjir, Siswa di Rokan Hulu Berenang untuk Sampai ke Sekolah

Regional
Jenazah TKI yang Tewas Dibunuh di Malaysia Tiba ke Tanah Air Jumat Lusa

Jenazah TKI yang Tewas Dibunuh di Malaysia Tiba ke Tanah Air Jumat Lusa

Regional
240 Bangunan di Kabupaten Bogor Rusak Diterjang Banjir dan Longsor yang Terjadi 3 Hari Berturut-turut

240 Bangunan di Kabupaten Bogor Rusak Diterjang Banjir dan Longsor yang Terjadi 3 Hari Berturut-turut

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang Dibebaskan, Hanya Kenakalan Remaja

Pelaku Teror Bom di Palembang Dibebaskan, Hanya Kenakalan Remaja

Regional
Usai Curhat Pelajaran Terlalu Berat, Siswa SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Curhat Pelajaran Terlalu Berat, Siswa SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Gubernur Sulsel Nurdin Siapkan Bonus Rp 75 Juta bagi Peraih Emas SEA Games Filipina

Gubernur Sulsel Nurdin Siapkan Bonus Rp 75 Juta bagi Peraih Emas SEA Games Filipina

Regional
Selain Teror Molotov, Etalase Rumah Makan Padang di Sleman Juga Dirusak

Selain Teror Molotov, Etalase Rumah Makan Padang di Sleman Juga Dirusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X