KILAS DAERAH

Upaya Disparbud Jabar Bangkitkan Kembali Budaya Someah

Kompas.com - 14/11/2019, 18:02 WIB
Talk show interaktif yang dikemas dalam pertunjukan Wayang Golek dalam acara Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019). Acara tahunan ini mengusung tema Someah. DOK. Humas Pemprov Jawa Barat Talk show interaktif yang dikemas dalam pertunjukan Wayang Golek dalam acara Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019). Acara tahunan ini mengusung tema Someah.

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat ( Jabar) Dedi Taufik menjelaskan, secara filosofis Jabar Someah merupakan sikap budaya yang melekat pada identitas masyarakat Jabar.

Adapun identias masyarakat Jabat adalah ramah, santun, dan lemah lembut.

"Someah merupakan kekuatan nilai budaya yang mendukung tagline pariwisata Jabar, Smiling West Java. Terlebih, keramahan merupakan hal utama dari sektor pariwisata," kata Dedi seperti dalam keterangan tertulisnya.

Dedi sendiri mengatakan itu saat deklarasi Jabar Someah bersamaan dengan acara Riksa Budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/11/2019).

Deklarasi Jabar Someah digelar Disparbud Jabar untuk membangkitkan kembali Jabar Someah, 

Penggagas acara Aat Suratin menjelaskan, nilai-nilai Someah perlu kembali diangkat mengingat kesadaran kolektif terhadap pudarnya tanda peradaban suatu kaum telah berkembang.

Baca juga: Lestarikan Budaya Sunda, Pasangan Ini Menikah dengan Maskawin Padi

Lebih lanjut ia menjelaskan aspek perubahan perlu disikapi dan disesuaikan dengan pengaruh yang timbul, disertai upaya mempertahankan budaya dengan memahami nilai kearifan lokal.

“Penyelenggaraan peristiwa budaya dapat menjadi semacam check point perkembangan laku budaya masyarakat Jabar,” kata Aat.

Pelaksanaan Riksa Budaya terdiri dari beberapa rangkaian acara, yakni talk show interaktif yang dikemas dalam pertunjukan Wayang Golek, dan seni tradisi Longser Milenial.

Kemudian Tanjidor, Topeng Blantek, Gondangan, Reog, Jaipong, Rampak Kendang, Barongsai, Kaulinan Lembur, dan berbagai permainan interaktif.

Baca juga: Talkshow tentang Sunda, Begini Watak Orang Sunda Menurut Budayawan Jabar

Pada Riksa Budaya, seniman lokal diberi pula ruang untuk menampilkan karyanya. Di antaranya adalah tarian kreasi berjudul Utamana Jalma Kudu Rea Batur dan Pupuh Pucung.

“Acara ini diharapkan mampu menjadi media yang menyentuh setiap pribadi masyarakat Jabar untuk mampu menyadari dan menguatkan kembali nilai budaya yang dipresentasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dedi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Brimob yang Gugur Ditembak MIT Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Anggota Brimob yang Gugur Ditembak MIT Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Regional
Budidaya Ular, Rifal Habiskan Rp 1,6 Juta Beli Ayam dan Tikus untuk Pakan

Budidaya Ular, Rifal Habiskan Rp 1,6 Juta Beli Ayam dan Tikus untuk Pakan

Regional
Siswa Kaget, Sedang Latihan Upacara, Atap Ruang Kelas Ambruk

Siswa Kaget, Sedang Latihan Upacara, Atap Ruang Kelas Ambruk

Regional
Tenda dan Baliho HUT Mamuju Tengah Porak-poranda Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Tenda dan Baliho HUT Mamuju Tengah Porak-poranda Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Regional
Ingin Miliki Hafiz dan Dai, Santri Ponpes Diajak Jadi Anggota Polri

Ingin Miliki Hafiz dan Dai, Santri Ponpes Diajak Jadi Anggota Polri

Regional
12.000 Guru Gelar Apel Akbar, Sepakat UN Dihapus

12.000 Guru Gelar Apel Akbar, Sepakat UN Dihapus

Regional
Butuh Waktu 3 Jam, Petugas Damkar di Sumedang Evakuasi Sarang Tawon

Butuh Waktu 3 Jam, Petugas Damkar di Sumedang Evakuasi Sarang Tawon

Regional
Operasi Tinombala, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak di Bagian Belakang dan Perut

Operasi Tinombala, Satu Anggota Brimob Gugur Tertembak di Bagian Belakang dan Perut

Regional
Mudik Natal dan Tahun Baru, Gardu di 3 Gerbang Tol Solo-Ngawi Ditambah

Mudik Natal dan Tahun Baru, Gardu di 3 Gerbang Tol Solo-Ngawi Ditambah

Regional
Pertamina Ambil Sampel Koloni Kerang Hijau di Karawang

Pertamina Ambil Sampel Koloni Kerang Hijau di Karawang

Regional
Natal dan Tahun Baru, 20.000 Kendaraan Diprediksi Lewati Tol Solo-Ngawi

Natal dan Tahun Baru, 20.000 Kendaraan Diprediksi Lewati Tol Solo-Ngawi

Regional
Etek Lawu, Komunitas Pedagang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Etek Lawu, Komunitas Pedagang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Regional
Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X