Sejumlah Papan Reklame dan Pohon Tumbang, Akses Jalan Purwokerto-Cilacap Tertutup

Kompas.com - 14/11/2019, 15:31 WIB
Hujan disertai angin kencang menyebabkan papan reklame dan pohon di jalur utama Purwokerto-Cilacap, tepatnya di Desa Notog dan Patikraja/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINHujan disertai angin kencang menyebabkan papan reklame dan pohon di jalur utama Purwokerto-Cilacap, tepatnya di Desa Notog dan Patikraja/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah papan reklame dan pohon di tepi Jalan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, roboh, Kamis (14/11/2019).

Akibatnya, akses jalan utama penghubung Purwokerto-Cilacap tertutup. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas macet total hingga kurang lebih 5 kilometer.

Baca juga: Fenomena Hujan Es di Kota Serang, Ini Penjelasan BMKG

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sebanyak lima papan reklame dengan berbagai ukuran di dekat Jembatan Desa Notog, Kecamatan Patikraja, roboh.

Masih di jalur yang sama, sekitar 2 kilometer dari lokasi tersebut, tepatnya di Desa/Kecamatan Patikraja, sebuah pohon peneduh juga tumbang dan menutup jalan utama.

"Kejadian sekitar pukul 13.30 WIB, saya lagi di dalam, anginnya kencang sekali, tiba-tiba dengan suara sangat keras, ternyata papan reklame yang paling tinggi roboh," kata Ahmad (48), pemilik warung di dekat lokasi papan reklame.

Ahmad mengatakan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, karena arus lalu lintas dalam kondisi lengang.

Baca juga: Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hal senada disampaikan Ati (34), warga di dekat lokasi pohon tumbang. Saat pohon tumbang tidak ada kendaraan yang melintas.

Hingga saat ini, warga bersama anggota polisi tengah berusaha mengevakuasi papan reklame dan pohon yang tumbang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Etek Lawu, Komunitas Pegadang Sayur Keliling Beromzet Rp 1,5 M Per Hari

Regional
Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Telantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X