Markas Polda Lampung Batasi Akses Masuk Ojek Online

Kompas.com - 13/11/2019, 18:42 WIB
Seorang pengemudi ojek online (ojol) berbalik arah di pintu masuk Mapolda Lampung, Rabu (13/11/2019). Pasca ledakan bom di Mapolda Medan, Polda Lampung membatasi akses pengantar paket dan ojol yang mengantarkan pesanan ke dalam mapolda. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASeorang pengemudi ojek online (ojol) berbalik arah di pintu masuk Mapolda Lampung, Rabu (13/11/2019). Pasca ledakan bom di Mapolda Medan, Polda Lampung membatasi akses pengantar paket dan ojol yang mengantarkan pesanan ke dalam mapolda.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Pasca ledakan bom di Mapoltabes Medan, Sumatera Utara, akses masuk ojek online (ojol) dibatasi di Markas Polda Lampung.

Pengiriman dan pemesanan barang oleh ojek online dapat dititipkan ke pos penjagaan.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kebijakan itu diberlakukan setelah ledakan di Mapoltabes Medan yang terjadi Rabu (13/11/2019) pagi.

Baca juga: Polda Jateng Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Foto dan Video Bom Bunuh Diri

Setiap ojol ataupun pengantaran paket diperiksa dan tidak diperbolehkan diantarkan langsung ke penerima barang atau paket.

“Pengamanan khusus sudah berjalan. Barang tidak bisa diantarkan langsung ke pemesan. Dan pemesan wajib mengambil sendiri ke pos penjagaan,” kata Pandra.

Di luar aturan khusus itu, pengamanan yang dilakukan seperti hari-hari biasa.

Setiap kendaraan, baik itu mobil maupun sepeda motor dilarang masuk, kecuali mobil dinas Polda Lampung.

Setiap warga yang masuk ke Polda Lampung juga wajib melapor ke pos penjagaan dan meninggalkan identitas.

Pengamanan serupa juga diberlakukan di Mapolresta Bandar Lampung.

Setiap ojol maupun paket tidak bisa lagi langsung mengantar pesanan ke pemesan di dalam kompleks kantor kepolisian.

Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra Erlianto mengatakan, saat ini pihaknya sudah menjalankan standar operasi dalam pengamanan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

NTT Diguncang 3 Gempa Secara Beruntun, dari Magnitudo 5 hingga 5,5

NTT Diguncang 3 Gempa Secara Beruntun, dari Magnitudo 5 hingga 5,5

Regional
Terjadi Gempa Magnitudo 5 di Sumba Barat Daya

Terjadi Gempa Magnitudo 5 di Sumba Barat Daya

Regional
Aksi Pemuda Demak Menyambut HUT RI di Masa Pandemi

Aksi Pemuda Demak Menyambut HUT RI di Masa Pandemi

Regional
Pasca-Erupsi Gunung Sinabung, Empat Kecamatan Terkena Hujan Abu

Pasca-Erupsi Gunung Sinabung, Empat Kecamatan Terkena Hujan Abu

Regional
Dua Tahun Tak Terima Gaji, Elivina Guru Honorer: Nasib Kami Belum Merdeka

Dua Tahun Tak Terima Gaji, Elivina Guru Honorer: Nasib Kami Belum Merdeka

Regional
Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Regional
Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Regional
Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X