Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Penjagaan di Pintu Masuk Polda Jatim Diperketat

Kompas.com - 13/11/2019, 13:26 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera KOMPAS.COM/GHINAN SALMANKabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera

SURABAYA, KOMPAS.com - Penjagaan di pintu masuk Markas Polda Jatim di Jalan Ahmad Yani Surabaya diperketat pasca peristiwa bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi.

Pantauan Kompas.com Rabu siang, sejumlah petugas bersenjata terlihat melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan yang masuk ke Markas Polda Jatim.

Pengguna motor yang melintas diminta membuka jaket dan helm, sementara kendaraan roda 4 diperiksa semua barang bawaannya.

Baca juga: Pemprov Sumut Prihatin dengan Serangan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mengera, dikonfirmasi membenarkan jika pintu masuk markas Polda Jatim diperketat pasca-peristiwa bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

"Semua penjagaan diperketat, sifatnya antisipasi," kata Barung.

Sebenarnya, lanjut Barung, pengamanan ekstra di pintu masuk markas Polda Jatim sudah diterapkan sejak tahun lalu pasca-peristiwa bom di Surabaya.

Bahkan, kata dia, ojol dilarang masuk ke Markas Polda Jatim.

"Bukan untuk mendiskriminasi, tapi untuk pesanan makanan dan pengiriman barang pakai ojek online diambil di pos penjagaan di depan markas," ujar Barung.

Seperti diberitakan, ledakan bom bunuh diri mengguncang Markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi. Pelaku bom bunuh diri disebut mengenakan atribut ojek online.

Baca juga: Fakta Lengkap Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Meledak di Area Parkir hingga Siagakan Anjing Pelacak

Polri menyebut, peristiwa itu bermula saat petugas kepolisian setempat baru saja menggelar apel pagi di halaman Markas Polrestabes Medan sekitar pukul 08.00 WIB.

Beberapa menit setelah usai menggelar apel, tiba-tiba bom meledak di sekitar halaman kantor operasional Markas Polrestabes Medan.

Ledakan berasal dari dekat kantin dan halaman parkir. Sumber ledakan juga terdengar hingga pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Sejumlah masyarakat yang tengah melakukan pelayanan SKCK pun lari berhamburan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X