Kurir Sabu Jaringan Lapas Semarang Ditangkap di Kendal

Kompas.com - 13/11/2019, 12:07 WIB
Gelar perkara kurir sabu yang ditangkap di Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINGelar perkara kurir sabu yang ditangkap di Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Kurir sabu jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane Semarang, Jawa Tengah, berinisal SGT, berhasil ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah di Kendal

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Benny Gunawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi adanya seorang kurir narkoba di Kendal.

Kurir tersebut sedang mengambil barang narkotika di wilayah Jakarta. 

“Lalu tim melakukan penyelidikan di sekitar rumah kurir yang ada salah satu perumahan di Bandengan, Kendal,” kata Benny dalam konferensi pers di Kendal, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Bom di Medan: Rasanya Tanah seperti Terangkat...

Dalam penangkapan, tim mengamankan barang bukti 3 bungkus sabu seberat 300 gram, 3 bungkus kecil sabu seberat 17 gram, 1 timbangan digital, 1 unit mobil Daihatsu Xenia, dan 2 ponsel.

“Setelah kami periksa, kurir sabu tersebut dikendalikan oleh FSA, seorang narapidana narkotika yang mendekap di Lapas Kedungpane Semarang. FSA dihukum 18 tahun penjara karena kasus yang sama,” kata Benny.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 114, 112, 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Kasus ini sekarang sedang dalam tahap pengembangan.

Kepala BNN Kabupaten Kendal Sharlin Tjahaja Frimer Arie menambahkan, pihaknya akan semakin sering melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

Sebab, selama ini Kendal yang dinilai cukup aman, ternyata ada salah satu warganya yang menjadi kurir narkoba jaringan Lapas Kedungpane.

Ia berharap kepada masyarakat, supaya segera melaporkan ke pihak berwajib apabila melihat hal-hal yang mencurigakan.

Baca juga: Suami Istri Jadikan Anak-anak Sebagai Kurir Sabu, Dibayar Rp 200.000 Per Gram

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Regional
2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

Regional
Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Regional
3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Regional
Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Regional
Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Regional
Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Regional
Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Regional
Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Regional
Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Regional
Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Regional
Deadline Jokowi untuk Jatim, Pakar Epidemologi Sebut Penyebaran Corona Sempat Turun 4 Hari

Deadline Jokowi untuk Jatim, Pakar Epidemologi Sebut Penyebaran Corona Sempat Turun 4 Hari

Regional
Cemburu ke Mantan Istri, Pemuda di Makassar Serang Warga Pakai Samurai

Cemburu ke Mantan Istri, Pemuda di Makassar Serang Warga Pakai Samurai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X