Penerbangan di Bandara APT Samarinda Ditutup 26 Hari, Maskapai Merugi

Kompas.com - 08/11/2019, 21:40 WIB
Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONBandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (8/11/2019).

Penutupan dilakukan karena perbaikan bandara.

Kepala Bandara APT Pranoto Dodi Dharma Chayadi mengatakan, kegiatan perbaikan berupa pemasangan Air Field Lighting (AFL) System atau lampu runway sepanjang 2.250 meter, termasuk lampu-lampu di sekitar apron dan taxiway.

Dengan adanya AFL, akan menjadi alat bantu pendaratan visual yang berfungsi membantu dan melayani pesawat terbang selama lepas landas, mendarat agar bergerak secara efisien dan aman.

Kemudian, pekerjaan kedua adalah perbaikan taxiway sepanjang 100 meter dari total panjang taxiway 160 meter.

Landasan gelinding ini akan ditambah ketebalan aspal setinggi 12 meter (lagi) dari ketebalan sebelumnya 30 meter.

Karena dalam beberapa kesempatan, aspal taxiway sering terkelupas karena beban pesawat. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X