Perbaikan, Penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda Ditutup 26 Hari

Kompas.com - 08/11/2019, 20:12 WIB
Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONBandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (8/11/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Penerbangan dari dan ke Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur, akan ditutup selama 26 hari terhitung sejak 20 November hingga 15 Desember 2019.

Penutupan tersebut dilakukan karena perbaikan bandara.

Kepala Bandara APT Pranoto Dodi Dharma Chayadi mengatakan, kegiatan perbaikan berupa pemasangan Air Field Lighting (AFL) System atau lampu runway sepanjang 2.250 meter, termasuk lampu-lampu di sekitar apron dan taxiway.

Proyek ini senilai Rp 12 miliar bersumber APBN yang dikelola oleh Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Kementerian Perhubungan.

Dengan adanya AFL, akan menjadi alat bantu pendaratan visual yang berfungsi membantu dan melayani pesawat terbang selama lepas landas, mendarat agar bergerak secara efisien dan aman.

Kemudian, pekerjaan kedua adalah perbaikan taxiway sepanjang 100 meter dari total panjang taxiway 160 meter.

Landasan gelinding ini akan ditambah ketebalan aspal setinggi 12 meter (lagi) dari ketebalan sebelumnya 30 meter.

Karena dalam beberapa kesempatan, aspal taxiway sering terkelupas karena beban pesawat. Total perbaikan taxiway senilai Rp 3 miliar bersumber dari APBD Kaltim.

"Karena dua pekerjaan ini, untuk sementara penerbangan di bandara kita tutup sementara guna menjamin keselamatan penerbangan," ujar Dodi, saat memberikan keterangan pers di Samarinda, Jumat (8/11/2019).

Baca juga: Aspal Taxiway Bandara Samarinda Retak, Penerbangan Ditutup hingga Senin

Selama perbaikan, semua penerbangan dari dan ke Samarinda dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan semua maskapai yang ada di Bandara APT Pranoto. Total ada delapan maskapai yang beroperasi di APT Pranoto, dengan total 48 penerbangan setiap harinya.

"Dalam waktu dekat kami keluarkan Notice to Airmen atau NOTAM untuk pemberitahuan pengalihan sementara penerbangan ke Balikpapan," ujar Dodi.

Dodi memastikan pekerjaan di bandara ini akan diselesaikan sesuai kontrak kerja 26 hari.

Untuk itu para kontraktor mengejar penyelesaian secepatnya selama kurun waktu tersebut.

Baca juga: Kabut Asap Karhutla di Kaltim, 16 Penerbangan di Bandara Samarinda Delay 5 Jam



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X