Saat Hari Pahlawan, Car Free Day di Solo Ditiadakan

Kompas.com - 08/11/2019, 13:56 WIB
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Ari Wibowo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Ari Wibowo.

SOLO, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta meliburkan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day ( CFD) di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Ir Juanda, Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/11/2019).

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Nomor 551.2/4614. Surat tertanggal 7 November 2019 itu ditandatangani oleh Kepala Dishub Kota Surakarta Hari Prihatno.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta Ari Wibowo menjelaskan, kebijakan tersebut untuk memperingati Hari Pahlawan.

Baca juga: Mengunjungi Museum Ranggawarsita, Rumah bagi Ribuan Koleksi Wayang

Adapun Stadion Sriwedari yang berada di selatan Jalan Slamet Riyadi akan digunakan sebagai lokasi upacara peringatan Hari Pahlawan.

"Karena upacara Hari Pahlawan di Stadion Sriwedari akan dihadiri ribuan peserta," kata Ari di Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019).

Dia menyebut, peserta upacara berasal dari unsur aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surakarta, kepolisian, TNI, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) serta pelajar se-Kota Solo.

Untuk memperlancar jalannya upacara Hari Pahlawan, CFD di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Ir Juanda di Kecamatan Jebres akan ditiadakan sementara.

"Termasuk pedagang kaki lima (PKL) yang biasa setiap Minggu pagi berjualan di CFD juga diliburkan," kata Ari.

Baca juga: Wayanggaga, Wayang dari Rumput dengan Misi Mulia untuk Kaum Milenial



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X