Tanah Retak di Garut, 24 Kuburan Dipindahkan

Kompas.com - 30/10/2019, 16:49 WIB
Sejumlah warga Kampung Sukasari Desa Mekarsari Cikajang, menggali kuburan untuk memindahkan jenazah yang dikubur setelah tanah area pekuburan retak, Rabu (30/10/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGSejumlah warga Kampung Sukasari Desa Mekarsari Cikajang, menggali kuburan untuk memindahkan jenazah yang dikubur setelah tanah area pekuburan retak, Rabu (30/10/2019)

GARUT, KOMPAS.com – Puluhan kuburan di Kampung Sukasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, sejak Selasa (29/30/2019), dipindahkan secara bertahap oleh warga.

Pemindahan kuburan tersebut dilakukan setelah tanah makam yang ada di atas bukit kecil tersebut mengalami retakan sepanjang ratusan meter dengan lebar lebih dari 30 centimeter dan kedalaman lebih dari 3 meter.

Rizal (26), warga Kampung Sukasari Desa Mekarsari mengungkapkan, warga sengaja memindahkan puluhan kuburan tersebut ke tempat yang lebih aman karena khawatir tanah longsor.

Sebab, lokasi tanah yang mengalami retak tidak jauh dari bibir tebing setinggi lebih dari 10 meter.

“Di bawah (tebing) juga ada 6 rumah, dua kolam ikan dan sungai, takut ikut kebawa longsor makamnya, makanya dipindahkan,” katanya saat ditemui di lokasi tanah retak saat bersama warga lainnya ikut memindahkan kerangka tubuh jenazah yang telah dikuburkan, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Masuki Musim Hujan, Ada Fenomena Tanah Retak di Banjarnegara

Rizal mengungkapkan, retakan tanah di sekitar tanah pemakaman tersebut pertama kali diketahui membesar pada Senin (28/10/2019).

Kondisi itu diketahui setelah warga membersihkan lahan makam. Retakan sudah membesar dan memanjang hingga ratusan meter.

Pada Selasa (29/10/2019), warga bergotong-royong memindahkan kuburan ke tempat yang lebih aman.

Rizal menuturkan, sepengetahuannya, retakan kecil sudah terjadi sejak setahun lalu. Bahkan, sempat juga ada longsoran di lokasi yang tidak jauh dari tanah retak.

Namun, tiga hari lalu warga menemukan retakan makin melebar dan memanjang.

“Jadi warga tahu saat ada anak-anak main (di lokasi tanah retak), ternyata sudah besar dan memanjang,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X