Pelantikan Anggota DPRD Kolaka Diwarnai Unjuk Rasa soal Tambang

Kompas.com - 28/10/2019, 15:27 WIB
PMII Kolaka menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kolaka. KOMPAS.com/SUPARMAN SULTANPMII Kolaka menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kolaka.

KOLAKA, KOMPAS. com - Proses pelantikan anggota DPRD Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, periode 2019 - 2024 diwarnai aksi unjuk rasa oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kolaka, Senin (28/10/2019).

Mahasiswa menuntut DPRD Kolaka bisa bekerja lebih profesional serta lebih berpihak kepada masyarakat, bukan berpihak kepada kelompok dan golongan tertentu.

Mahasiswa khususnya menyoroti masalah pertambangan di Kolaka.

Baca juga: Unik, Demo di DPRD NTB, Mahasiswa Berdandan seperti Joker

Mahasiswa menilai bahwa anggota DPRD sejak dulu hingga sekarang tidak dapat menyelesaikan masalah pertambangan bahan baku nikel di Kolaka.

Dalam orasinya, koordinator PMII bernama Ismi mengatakan, anggota DPRD tidak boleh melakukan hal yang pragmatis, yang akan merugikan masyarakat Kolaka.

"Kami mendesak persoalan pertambangan di Kolaka segera diselesaikan, contohnya harus melakukan investigasi konspirasi di sektor tambang," kata Ismi.

Menurut mahasiswa, saat ini sangat besar dugaan terjadinya konspirasi sejumlah pihak terkait aktivitas pertambangan bahan baku nikel di daerah Kecamatan Pemalas, Kabupaten Kolaka.

Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan tuntutan lain.

Salah satunya, mendesak anggota DPRD mendorong pengungkapan penembakan mahasiswa.

"Bukan hanya masalah pertambangan, kami juga mendesak anggota DPRD yang baru segera menangkap pelaku penembakan mahasiswa, yang salah satunya kader PMII," kata Ismi.

Mahasiswa terus menggelar aksi demonstrasi sambil membakar ban bekas hingga proses pelantikan anggota DPRD selesai dilakukan.

Baca juga: Dituduh Curi Cincin, Gadis di NTT Diikat lalu Dianiaya Kepala Desa dan Warga



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] 'Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Capek Jadi Ibu' | Efek Suntikan Vaksin Covid-19, Ada yang Mengantuk Tak Tertahan

[POPULER NUSANTARA] "Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Capek Jadi Ibu" | Efek Suntikan Vaksin Covid-19, Ada yang Mengantuk Tak Tertahan

Regional
Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Regional
Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X