Polisi Periksa 10 Pekerja KCBJ Terkait Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Kompas.com - 23/10/2019, 11:06 WIB
Petugas tengah mengevakuasi korban meninggal dalam kebakaran pipa minyak pertamina di Jalur KCIC tepatnya di kilometer 130, Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Jawa barat, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/AGIE PERMADIPetugas tengah mengevakuasi korban meninggal dalam kebakaran pipa minyak pertamina di Jalur KCIC tepatnya di kilometer 130, Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Jawa barat, Selasa (22/10/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi memanggil 10 saksi dalam kebakaran pipa pertamina di Cimahi, Jawa Barat.

Para saksi ini merupakan pekerja warga negara Indonesia dalam pengerjaan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

"10 orang saksi akan dihadirkan hari ini untuk dimintai keterangan," kata Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman di lokasi kebakaran, Kampung Mancong Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Jawa Barat, Selasa (23/10/2019).

Baca juga: Satu Korban Tewas Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Merupakan WNA

Dalam pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) ini ada sekitar 13 pekerja yang terdiri dari 10 orang warga negara Indonesia dan 3 orang warga negara asing.

Satu warga asing yang bekerja sebagai operator dari alat berat crane, meninggal dunia akibat kebakaran.

Menurut Sutarman, sudah dipastikan bahwa hanya satu pekerja yang menjadi korban tewas dalam peristiwa kebakaran pipa Pertamina di Cimahi.

Proses pemeriksaan saksi, saat ini masih berjalan di Mapolsek Cimahi Selatan.

"Jadi kami masih menunggu karyawan dari pihak KCIC di Polsek," kata Sutarman.

Pemeriksaan para saksi ini dilakukan untuk membuat terang peristiwa kebakaran yang terjadi pada pipa bahan bakar milik Pertamina.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran besar terjadi pada pipa penyalur bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamina Dex di kilometer 130, Kampung Mancong Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Jawa Barat.

Pipa tersebut diduga bocor, karena adanya pengerjaan kontruksi di jalur Kereta Cepat Indonesia China.

"Pengerjaan konstruksi, operator crane melakukan pengeboran pendalaman tak sengaja mengenai pipa Pertamina. Dia enggak tahu, saat menusuk langsung meledak," ujar Komandan Regu Pemadaman Kebakaran Cimahi, Indrahadi.

Api pun berkobar dan menimbulkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Setelah berjibaku lebih kurang 4,5 jam, petugas pemadam akhirnya dapat memadamkan api.

Baca juga: Fakta Terkini Pipa Pertamina Terbakar, Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat hingga 1 WNA Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X