Pelaku Penusukan Istri di Bali Kerap Lakukan KDRT

Kompas.com - 22/10/2019, 11:46 WIB
Pelaku penusukan, I Ketut Gede Ariasta (23) di Mapolresta Denpasar, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINPelaku penusukan, I Ketut Gede Ariasta (23) di Mapolresta Denpasar, Selasa (22/10/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - I Ketut Gede Ariasta (23) mengaku menyesal setelah menusuk istrinya Ni Gusti Ayu Sriasih (23) pada Kamis (17/10/2019) dini hari, di Jalan Gunung Sanghyang, Denpasar, Bali.

Ariasta mengungkapkan bahwa dia sebenarnya masih mencintai istrinya.

Namun, penusukan tersebut dilakukan, karena dia merasa kesal atas unggahan istrinya di akun Facebook, yang dianggap menyindir dirinya.

"Jangan lah bikin status (Facebook) seperti itu," kata Ariasta di Mapolresta Denpasar, Selasa (22/10/2019) siang.

Baca juga: Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar AKP Josina Lambiombir mengatakan, pelaku dan korban sudah cerai secara adat sejak Juni 2019 lalu.

Perceraian tersebut karena istrinya kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT).

Bahkan, kasusnya sempat dilaporkan ke Polsek Abang, Karangasem, Bali.

Setelah bercerai, keduanya tinggal di indekosnya masing-masing di Denpasar.

Sementara, kedua anaknya yang masih kecil tinggal bersama kerabat di Karangasem.

Sebagaimana diketahui, Ariasta menusuk istrinya karena tersinggung setelah korban mengunggah status di Facebook.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-Erupsi Gunung Sinabung, Empat Kecamatan Terkena Hujan Abu

Pasca-Erupsi Gunung Sinabung, Empat Kecamatan Terkena Hujan Abu

Regional
Dua Tahun Tak Terima Gaji, Elivina Guru Honorer: Nasib Kami Belum Merdeka

Dua Tahun Tak Terima Gaji, Elivina Guru Honorer: Nasib Kami Belum Merdeka

Regional
Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Regional
Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Regional
Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X