Cemburu, Alasan Suami di Denpasar Tusuk Istri yang Nikah Siri dengan Pria Lain

Kompas.com - 18/10/2019, 15:41 WIB
Pelaku pembunhan istri siri di Bali saat rilis di Mapolresta Denpasar, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.com/ IMAM ROSIDINPelaku pembunhan istri siri di Bali saat rilis di Mapolresta Denpasar, Jumat (18/10/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Terungkap sudah motif sesungguhnya kasus pembunuhan seorang suami kepada istrinya di Pasar Kreneng Denpasar, Bali, pada Selasa (15/10/2019) pukul 20.00 Wita lalu.

Pelaku tega membunuh karena istrinya menikah lagi secara siri dengan pria bernama Wawan.

Adapun antara pelaku Rudianto (40) dan korban Halima (27) statusnya juga masih sebagai suami istri siri.

"Latar belakang cemburu karena menurut pelaku, korban memiliki pria idaman lain (PIL)," kata Wakil Kepala Polresta Denpasar AKBP Benny Pramono, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Suami Tusuk Istri di Denpasar hingga Tewas karena Cemburu

Benny menjelaskan, pelaku yang berasal dari Sampang, Madura ini berangkat ke Bali pada 14 Oktober 2019 dengan mengendarai sepeda motor.

Sebelum berangkat, ia membeli pisau dapur di Pasar Kembang Surabaya.

Setelah sampai di Denpasar, pelaku menghubungi korban dan bertemu di Pasar Kreneng Denpasar.

Namun, terjadilah cekcok soal hubungan korban dengan Wawan hingga pelaku gelap mata dan melakukan penusukan.

Setelah itu, pelaku menyerahkan diri ke polisi.

"Setelah korban tersungkur pelaku membuang pisau itu di sekitaran TKP," kata Benny.

Baca juga: Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Dari hasil visum yang dilakukan oleh Kedokteran RSUP Sanglah, korban mengalami 14 luka tusuk. Hasil otopsi penyebab kematiannya adalah luka tusuk pada perut kiri yang mengenai hati dan menimbulkan pendarahan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan atau Penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Selain ituasal 351 ayat (3) KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Pemkab Lebak Minta KRL Commuterline hingga Damri Tak Beroperasi

Cegah Corona, Pemkab Lebak Minta KRL Commuterline hingga Damri Tak Beroperasi

Regional
Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Regional
Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X