Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Kompas.com - 22/10/2019, 06:56 WIB
Beberapa oorang warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon melihat air sumur yang mendidih di desa tersebut, Senin (21/10/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYBeberapa oorang warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon melihat air sumur yang mendidih di desa tersebut, Senin (21/10/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sabtu (19/10/2019), Oyen melihat air di sumurnya seperti mendidih.

Kepada Kompas.com, Oyen mengaku sudah tiga kali melihat fenomena air sumur mendidih seperti yang ia lihat pada Sabtu itu.

Fenomena air sumurnya mendidih yang pertama kali terjadi, saat dua pekan sebelum gempa berkekuatan 6,8 menguncang Pulau Ambon dan sekitarnya.

Fenomena kedua dia lihat dua hari jelang gempa dan fenomena yang ketiga adalah sepekan sebelum gempa susulan bermagnitudo 5,2.

Baca juga: Air Sumur di Ambon Tiba-tiba Mendidih, Warga Mengungsi ke Gunung

Jika sebelumnya air terlihat mendidih terdeteksi kurang dari 10 menit, untuk fenomena yang keempat waktunya lebih lama yakni hingga 50 menit.

Gelembung air di sumur pun semakin membesar. Hal tersebut membuatnya khawatir.

“Kalau tadi itu sekitar 50 menit lamanya, dan airnya mendidih sangat besar. Itu yang bikin kita takut,” ujar Oyen.

Oyen tinggal Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku.

Baca juga: Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Saat mengetahui fenomena tersebut, warga sekitar kembali panik dan mengungsi ke perbukitan hutan di desa tersebut. Mereka takut terjadi bencana alam.

“Saat ini sudah tidak lagi (mendidih), tadi itu lama sekali sekitar satu jam. Saat ini warga sudah mengungsi lagi ke gunung, jadi sudah bertambah banyak. Sumur mendidih itu sudah beberapa kali terjadi dan itu bikin warga khawatir,” ujar dia.

Baca juga: LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X