Air Sumur di Ambon Tiba-tiba Mendidih, Warga Mengungsi ke Gunung

Kompas.com - 21/10/2019, 13:54 WIB
Beberapa oorang warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon melihat air sumur yang mendidih di desa tersebut, Senin (21/10/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYBeberapa oorang warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon melihat air sumur yang mendidih di desa tersebut, Senin (21/10/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Warga Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku digegerkan dengan sebuah fenomena dimana sumur milik warga di desa tersebut seperti mendidih.

Sumur itu tiba-tiba memunculkan gelembung dan tampak mendidih. Meski begitu, tidak ada hawa panas yang muncul dari dalam sumur.

Pemilik sumur Oyen Lukmetiabla mengatakan, sumur itu sudah empat kali mendidih. Namun, tidak mengeluarkan hawa panas maupun perubahan pada warna air sumur.

Oyen mengaku peristiwa itu pertama kali terjadi dua pekan sebelum gempa berkekuatan 6,8 mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya.

“Pertama itu dua minggu sebelum gempa 6,8. Setelah itu terjadi lagi dua hari menjelang gempa,” kata Oyen, Sabtu (19/10/2019).

Baca juga: Tidur di Pintu Bus hingga Jabat Menteri, Ini Kisah Hidup Hanif Dakhiri

Oyen mengatakan, saat itu air yang mendidih di sumur miliknya berlangsung sekitar 10 menit.

Selanjutnya sepekan menjelang gempa susulan bermagnitudo 5,2, air sumurnya kembali mendidih. Namun, waktunya tidak sampai 10 menit. 

Namun, gelembung sumur semakin membesar.

“Kalau tadi itu sekitar 50 menit lamanya, dan airnya mendidih sangat besar. Itu yang bikin kita takut,” ujar dia.

Salah satu tokoh masyarakat dari desa setempat, Eddy Wattimena mengatakan, saat ini sumur tersebut tidak lagi mendidih.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X