Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Kompas.com - 18/10/2019, 18:07 WIB
Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5). Saat ini Bandara YIA mulai beroperasi untuk penerbangan komersial. ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKOPenumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5). Saat ini Bandara YIA mulai beroperasi untuk penerbangan komersial.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Dua maskapai penerbangan Internasional memastikan akan membuka layanan di Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Kedua maskapai ini, Garuda Indonesia dan Air Asia, berencana  beroperasi pada April 2020 mendatang.

Menggunakan pesawat Airbus, Garuda akan membuka rute penerbangan ke Arab Saudi untuk melayani jemaah umrah.

Baca juga: Upaya Agar Bandara YIA Kulon Progo Ramah Bagi Penyandang Disabilitas

Maskapai pelat merah ini merencanakan mengajukan slot penerbangan (propose) pada April 2020. 

"Planning kita umrah akan berangkat dari sini ( YIA). Mungkin di summer kita sudah mulai propose untuk pesawat Airbus mendarat mengangkut jemaah umrah," kata Permadi Oesman, Supervisor Stasion and Service Garuda Indonesia untuk YIA, ditemui Jumat (18/10/2019).

Permadi mewakili Garuda tengah mengikuti pertemuan Hazard Identification Risk Assesment (HIRA) dengan PT Angkasa Pura I (Persero) dan beberapa maskapai penerbangan internasional lain di YIA.

Pertemuan HIRA bagian dari rencana awal maskapai membuka layanan rute penerbangan.

Pertemuan HIRA juga merupakan ajang maskapai memastikan YIA memenuhi standar layanan, keamanan, dan keselamatan bagi penerbangan mereka.

Sebelum membuka penerbangan internasional, Garuda menunggu beberapa perbaikan layanan AP bagi pengguna jasa terminal, seperti loudge yang dianggap terlalu kecil dan perlu diperbesar untuk melayani penumpang eksekutif. 

Namun secara umum, Garuda Indonesia meyakini YIA cukup layak untuk melayani penerbangan internasional. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X