Motivator yang Tempeleng Siswa dan Teriak Goblok Diduga Tersinggung Ada Siswa yang Tertawa Saat Seminar

Kompas.com - 18/10/2019, 11:55 WIB
Tangkap layar video pemukulan siswa oleh motivator yang tersebar di media sosial KOMPAS.COM/ANDI HARTIKTangkap layar video pemukulan siswa oleh motivator yang tersebar di media sosial
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Video pemukulan pelajar oleh motivator digital marketing di SMK Muhamadiyah 2 Kota Malang viral di media sosial.

Pemukulan yang terjadi pada Kamis (17/10/2019) itu diduga dipicu oleh siswa yang tertawa saat sang motivator menulis kata "goblok" di acara Seminar Motivasi Berwirausaha.

Saat itu motivator yang berinisial AS alias AP menjadi pembicara.

Di video tersebut terlihat AS memukul lima siswa yang berbaris secara bergantian. Saat memukul, AS juga meneriakkan kata "goblok".

Baca juga: Viral, Motivator Tempeleng Siswa Saat Seminar

 

Ada laporan ke polisi

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan polisi sudah menerima laporan tentang pemukulan siswa yang dilakukan motivator digital marketing.

Ia juga menjelaskan polisi masih medalami kasus tersebut dengan cek TKP dan memeriksa para korban.

Polres Malang Kota juga belum menetapkan tersangka terkait kasus tersebut.

“Masih on process. Nanti kami info,” katanya.

Sementara itu, AS belum bisa dimintai konfirmasi.

Sampai berita ini dtulis, upaya konfirmasi dari Kompas.com belum mendapat respons.

Baca juga: Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Motivator yang Cabuli Siswa SD

SUMBER: KOMPAS.com (Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor: Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Orang yang Ditangkap Diduga Jual Senjata kepada KKB Merupakan Jaringan Makassar

5 Orang yang Ditangkap Diduga Jual Senjata kepada KKB Merupakan Jaringan Makassar

Regional
Jumat, 5 Kepala Daerah Terpilih di NTT Dilantik, Tidak Termasuk Bupati Sabu Raijua

Jumat, 5 Kepala Daerah Terpilih di NTT Dilantik, Tidak Termasuk Bupati Sabu Raijua

Regional
Usai Dilantik, Gibran Bakal Langsung Blusukan

Usai Dilantik, Gibran Bakal Langsung Blusukan

Regional
Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer Senilai Rp 51 Juta, Begini Tanggapan BCA

Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer Senilai Rp 51 Juta, Begini Tanggapan BCA

Regional
Kapolda Jateng Larang Bupati dan Wali Kota Terpilih Gelar Pesta Setelah Dilantik

Kapolda Jateng Larang Bupati dan Wali Kota Terpilih Gelar Pesta Setelah Dilantik

Regional
Perseteruan Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Ada Insiden Penggerebekan di Century Park Jakarta

Perseteruan Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Ada Insiden Penggerebekan di Century Park Jakarta

Regional
Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Regional
Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Regional
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Regional
Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Regional
Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Regional
Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X