Hendak Tangkap Pelaku Cabul, Polisi Ini Malah Kena Bacok

Kompas.com - 15/10/2019, 22:47 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

 

 

MEDAN, KOMPAS.com - Aiptu Sadiran mengalami luka bacokan di bagian punggung, tangan dan kepala saat akan menangkap terduga pelaku cabul bernama Sarjoni pada Senin (14/10/2019).

Sadiran merupakan personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan dan kini karena luka-lukanya harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, di Jalan Wahid Hasyim. 

Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto mengatakan, hingga saat ini korban masih dirawat di rumah sakit.

"Masih (dirawat) di RS," katanya singkat melalui aplikasi percakapan WhatsApp, Selasa (15/10/2019) sore. 

Baca juga: Polisi Sudah Kembalikan Beberapa Mobil yang Digelapkan Djeni

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Aiptu Sadiran mengalami pembacokan saat bersama rekannya hendak menangkap terduga pelaku cabul bernama Sarjoni, warga Jalan Sari  Kopi Raya Gang Keluarga, Dusun 5 Marindal, pada Senin (14/10/2019).

Sarjoni saat itu melakukan perlawanan dengan mengambil kelewang dan membacok korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku pergi melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran oleh petugas. 

"Benar bang, Personel mengalami luka bacok akibat sabetan kelewang di di punggung, tangan, dan kepala," katanya.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,9 di Maluku Tengah, 1 Rumah Warga Ambruk

Gempa Magnitudo 4,9 di Maluku Tengah, 1 Rumah Warga Ambruk

Regional
Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2,8 Tahun Penjara

Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2,8 Tahun Penjara

Regional
Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung

Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung

Regional
PVMBG Bandung Sebut Tanah Ambles di Nusalaut Bukan karena Gempa

PVMBG Bandung Sebut Tanah Ambles di Nusalaut Bukan karena Gempa

Regional
Fakta Petani Kopi Tewas Diterkam Macan Tutul, Peristiwa Serupa Pernah Terjadi 50 Tahun Lalu

Fakta Petani Kopi Tewas Diterkam Macan Tutul, Peristiwa Serupa Pernah Terjadi 50 Tahun Lalu

Regional
Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Regional
Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Regional
Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Regional
Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Regional
Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Regional
Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Regional
Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Regional
Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Regional
SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X