Terlilit Utang Ratusan Juta, Pria Ini Nekat Habisi "Debt Collector"

Kompas.com - 15/10/2019, 05:32 WIB
Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto tengah menanyai dua pelaku pembunuhan pria yang berprofesi sebagai debt collector yang mayatnya dibuang ke tebing jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat, Senin (14/10/2019). KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto tengah menanyai dua pelaku pembunuhan pria yang berprofesi sebagai debt collector yang mayatnya dibuang ke tebing jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat, Senin (14/10/2019).

CIANJUR, KOMPAS.com – ANA alias Ahek (51), pria paruh baya asal Cimahi, Jawa Barat ditangkap tim khusus Satreskrim Polres Cianjur atas dugaan pembunuhan seorang debt collector asal Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, bernama Jenal Aritonang (42).

Ahek diringkus bersama rekannya, CK alias Maung (42) serta lima tersangka lainnya, W (43), SP (37), D (41), AT (43), dan Y (54) yang berperan sebagai penadah dan perantara penadah barang-barang milik korban.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto menyebutkan, kasus pembunuhan yang bermula dari temuan mayat tanpa identitas di tebing atau jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Kamis (26/09/2019) itu dilatarbelakangi utang piutang.

“Tersangka punya utang Rp 150 juta pada korban. Setiap menagih, korban yang pekerjaannya sebagai debt collector itu selalu bernada emosi sehingga membuat tersangka kesal dan sakit hati,” kata Juang saat konferensi pers di halaman Polres Cianjur, Senin (14/10/2019) petang.

Baca juga: Rampas Mobil Kredit dan Keroyok Konsumen, 5 Debt Collector Diringkus

Kesal diancam rumahnya akan disegel

Kekesalan tersangka, sebut Juang, semakin memuncak ketika korban sebelum peristiwa pembunuhan terjadi sempat mengancam akan menyegel rumah tersangka jika tidak sanggup membayar utang saat itu.

“Pengakuan tersangka, korban juga kerap menantangnya duel. Jika tersangka menang utangnya akan dianggap lunas oleh korban,” ucapnya.

Korban dibunuh di rumah tersangka Ahek dibantu tersangka CK alias Maung dengan cara dipukul di bagian belakang kepala menggunakan balok kayu.

Baca juga: Pelaku Curas Bermodus Debt Collector Incar Mobil Leasing

“Untuk menghilangkan jejak, korban lalu dimasukkan ke dalam mobil dengan maksud untuk dibuang di suatu tempat. Setelah berputar-putar di sekitar Cililin, Gunung Halu Bandung hingga sampai ke wilayah Sukanagara, Cianjur, di sana jenazah korban lalu dibuang ke jurang,” ujarnya.

Sementara tersangka Ahek, saat ditanya wartawan mengaku menghabisi nyawa korban karena kesal dan sakit hati dengan cara-cara korban setiap menagih utang.

"Awalnya baik-baik (cara korban menagih), namun makin ke sini semakin kasar, saya jadi kesal dan sakit hati,” katanya.

Baca juga: Detik-detik Mobil Digebrak Debt Collector hingga Penumpang Menjerit Ketakutan, Ini Penjelasan Polisi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Anak Bupati Majelengka Tembak Kontraktor, Polisi Periksa 9 Saksi

Kasus Anak Bupati Majelengka Tembak Kontraktor, Polisi Periksa 9 Saksi

Regional
Sepanjang 2019, 1.374 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di Ungaran

Sepanjang 2019, 1.374 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di Ungaran

Regional
'Katanya Ada Bom di Medan, Makanya Semua yang Masuk Harus Diperiksa'

"Katanya Ada Bom di Medan, Makanya Semua yang Masuk Harus Diperiksa"

Regional
Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Regional
Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Regional
Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Regional
Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X