Pelaku Curas Bermodus "Debt Collector" Incar Mobil "Leasing"

Kompas.com - 05/07/2019, 18:15 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

MEDAN, KOMPAS.com - Polres Serdang Bedagai saat ini masih mendalami kasus pencurian dengan kekerasan di Jalan Lintas Sumatera Medan - Tebing Tinggi, Sumatera Utara yang melibatkan enam pelaku dengan modus sebagai debt collector.

Dihubungi via telepon, Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Hendro Sutarno,  Jumat (5/7/2019) siang mengatakan, pendalaman yang dimaksudnya adalah dengan memeriksa lebih jauh tentang peran masing-masing pelaku.

"Mengingat yang katanya debt collector pun hanya menggunakan surat fotokopian," katanya.

Baca juga: Pelaku Curas Berkedok Debt Collector Ditangkap di Pintu Tol, Ini Kronologinya

Enam pelaku tersebut yakni Yeremian Valentino Sihombing (20), April Tua Marpaung (30), Doni Sitorus (26), Hendra Sirait (24), Rismanto Malau (21), dan Hendriko Marbun (26) yang semuanya merupakan warga Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Mereka ditangkap sekitar satu jam setelah beraksi dengan korban bernama Muhammad Zakariamo (39) yang mengendarai mobil Kijang Innova BK 1845 JZ yang dikemudikan korban Muhammad Zakariamo (39).

Penangkapan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai dilakukan saat pelaku keluar Jalan Tol Pulau Kemiri. Dikatakannya, saat beraksi pelaku mengaku sebagai debt collector.

Pelaku melancarkan aksinya di depan Jalan Tol Teluk Mengkudu, Sergai pada Rabu (3/7/2019) sore.

"Jadi, mereka ini, para pelaku mengaku sebagai debt collector. Mereka mengincar mobil yang di- leasing. Jadi setelah beraksi, pelaku kabur dan masuk ke jalan tol. Sedangkan korban sendiri, sempat melompat dari mobilnya,” ujarnya.

Baca juga: Mobil Rombongan Pengantin Dirampas Debt Collector, Penumpang Disuruh Naik Angkot

Petugas Satreskrim Polres Sergai, kata dia, bergerak setelah adanya laporan dari petugas tol yang melihat melaporkan kejadian itu ke polisi.

Setelah itu, pihaknya melakukan pengejaran bersama bersama PJR Polda Sumut, petugas jalan tol menangkap pelaku.

"Mereka bukan spesialis pencuri yang beraksi di jalan tol. Mereka hanya melakukan aksinya di depan jalan tol dan melarikan diri melalui jalan tol," jelasnya.

Pelaku mengaku baru sekali menjalankan aksinya. Namun, polisi tidak percaya begitu saja.

"Ya sekarang ini prosesnya, kita masih mendalaminya lah. Masing-masing punya peran apa, modusnya bagaimana saja, dan lain sebagainya," ujarnya. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Regional
Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X