Kronologi Penyelamatan 13 Pendaki di Gunung Raung, Sempat Kembali Naik Saat Ada Kebakaran di Jalur Pendakian

Kompas.com - 07/10/2019, 10:40 WIB
Sebanyak 13 pendaki yang terjebak akibat kebakaran di Gunung Raung sudah tiba di Base Camp Wonorejo, dalam keadaan sehat dan selamat, Sabtu (5/10/2019) pukul 10.30 WIB. 
Dok IstimewaSebanyak 13 pendaki yang terjebak akibat kebakaran di Gunung Raung sudah tiba di Base Camp Wonorejo, dalam keadaan sehat dan selamat, Sabtu (5/10/2019) pukul 10.30 WIB.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sebanyak 13 pendaki terjebak saat kebakaran hutan di Gunung Raung Jawa Timur.

Berdasar keterangan yang dihimpun, mereka ditemukan saat operasi pencarian hari kedua pada Sabtu (5/10/2019), pukul 03.30 WIB di Pos 4.

Mereka mendaki Gunung Raung melalui jalur Kalibaru, Jawa Timur.

Proses penyelamatan para pendaki--tujuh di antaranya warga negara Singapura--berlangsung dramatis karena di jalur pendakian masih ada titik api.

Dilansir dari Tribunnews.com, Asnawi Suroso, Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Jember mengatakan guide dan porter para pendaki berani mengambil keputusan yang tepat, yakni melewati bekas kebakaran hingga bertemu dengan tim SAR.

Baca juga: Ini Kondisi 13 Pendaki yang Terjebak Kebakaran Hutan di Gunung Raung

Terlambat capai puncak

Hotspot di sekitar Gunung Raung, Jumat (5/10/2019).Satelit LAPAN Hotspot di sekitar Gunung Raung, Jumat (5/10/2019).
Asnawi bercerita, pada Jumat (4/10/2019) pagi para pendaki berencana summit (menuju puncak).

Saat itu kondisi cuaca tidak mendukung dan terjadi badai.

"Boleh dibilang badai sehingga summit mereka terlambat. Mereka baru bisa summit itu menjelang sore," kata Asnawi.

Setelah mencapai puncak, para pendaki turun untuk menuju ke Camp 7 untuk menginap. Saat itulah mereka terjebak karena ada kebakaran di jalur pendakian.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Raung Terbakar, 13 Pendaki Berhasil Dievakuasi

Mereka pun memutuskan kembali naik ke arah puncak sekitar pukul 15.00 WIB.

"Itu keputusan yang benar. Kalau di situ terus bisa berbahaya apalagi memaksa melintas, sementara masih terjadi kondisi kebakaran," jelas Asnawi.

Mereka baru turun saat api di jalur pendakian mulai padam. Para pendaki menginjak bara api dan mengalami luka bakar tingkat satu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X