Anak Jadi Ketua DPRD, Wali Kota Bontang Janji Tak Intervensi Fungsi DPRD

Kompas.com - 05/10/2019, 18:21 WIB
Andi Faisal Sofyan Hasdam anak kedua dari Neni Moerniaeni saat dilantik sebagai Ketua DPRD Bontang, Jumat (4/10/2019). IstimewaAndi Faisal Sofyan Hasdam anak kedua dari Neni Moerniaeni saat dilantik sebagai Ketua DPRD Bontang, Jumat (4/10/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Meski anaknya duduk sebagai ketua DPRD, Wali Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Neni Moerniaeni memastikan tak ada intervensi atas tiga fungsi yang melekat pada DPRD.

Soal pembahasan anggaran, Neni mengatakan, dirinya tak terlibat dalam tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) yang diketuai sekretaris daerah. Pun Badan Anggaran (Banggar) yang ada di DPRD yang mewakili semua fraksi.

Proses pembahasan anggaran sudah melalui tahapan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota. Kemudian, rencana kerja anggaran hingga rencana kerja pemerintah daerah.

Baca juga: Ibu Jabat Wali Kota Bontang, Anak Jadi Ketua DPRD, Ini Faktanya...

"Di Bontang, kami patuh dan taat terhadap regulasi yang ada. Jadi, tidak ada yang main-main. Semua ada regulasi yang ada. Ada program urusan wajib dan pilihan. Wajib seperti pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Jadi, tidak ada yang bisa di main-mainin," kata Neni, saat dikonfirmasi, Sabtu (5/10/2019).

Semua pembahasan anggaran sudah didasarkan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah.

"Batang tubuh APBD sudah saya sampaikan kepada sekda dan kepala dinas. Bahwa postur tubuh APBD harus begini. Tidak boleh melenceng. Jangan main-main. Jadi tidak ada yang pembahasan anggaran macam-macam, apalagi ada kesepakatan lain dengan DPRD. Tidak ada itu," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal regulasi pun sama. Neni memastikan, ada dua pola usulan peraturan daerah inisiatif pemerintah daerah dan DPRD. Dibahas bersama, lalu memutuskan bersama.

"Secara filosofis Perda itu dibuat tidak untuk susahkan masyarakat. Kami lihat mana yang prioritas. Sepanjang perda itu tidak susahkan masyarakat. Jadi, enggak ada yang namanya titipan dan lain-lainnya," kata dia.

Bagi Neni, hubungan keluarga pimpinan jabatan publik bukan hal baru atau hal istimewa.

Baca juga: Ketua DPRD Anaknya Sendiri, Walkot Bontang Jamin Tak Ada Intervensi

 

Justru menjadi amanah yang harus diamalkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

"Tidak ada yang orang yang menitip lahirnya perda untuk kepentingan tertentu. Semua sudah aturan yang di atasnya," ujar dia.

Hal lain soal fungsi pengawasan DPRD Bontang terhadap dirinya dan jajarannya di Pemkot Bontang juga demikian. Ada 25 anggota DPRD Bontang yang mengawasi kerja wali kota dan wakil.

"Jadi, bukan satu-satunya Andi Faisal, anak saya yang menjabat sebagai ketua DPRD mengawasi pemerintah daerah," tegas Neni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.