Kebakaran di Medan Hanguskan 40 Rumah, Ini Dugaan Penyebabnya

Kompas.com - 02/10/2019, 07:05 WIB
Petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi kebakaran di Jalan S. Parman, Gang Langgar, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, pada Selasa malam (1/10/2019). Banyak warga yang tak sempat menyelamatkan barang-barangnya. KOMPAS.COM/DEWANTOROPetugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi kebakaran di Jalan S. Parman, Gang Langgar, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, pada Selasa malam (1/10/2019). Banyak warga yang tak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

MEDAN, KOMPAS.com - Sedikitnya 40 rumah di Jalan S Parman, Gang Langgar, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, musnah terbakar Selasa (1/10/2019) malam.

Penyebab kebakaran diduga berawal dari terbakarnya dapur salah satu rumah warga, yang kemudian menjalar dengan cepat. Total 26 mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. 

Kepala Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Kota Medan, Albon Sidauruk mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 19.30 WIB. Pihaknya memadamkan api dibantu oleh warga.

Baca juga: Puluhan Rumah di Permukiman Padat Penduduk di Medan Terbakar

Tak hanya yang berada di lokasi, warga dari Kampung Kubur yang berada di seberang sungai juga membantu menurunkan pompa dan menyemprotnya sehingga pemadaman yang lokasinya sulit dijangkau pemadam kebakaran bisa dipadamkan.

Akses menuju lokasi yang sulit menjadi kendala bagi petugas damkar. 

Mobil pemadam kebakaran hanya bisa sampai di Gang Pasir untuk kemudian disambung dengan selang lainnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan bernama Ucok yang mengatakan sedikitnya ada 40 rumah yang terbakar.

"Armada bergantian di sini dan menyemprot dan memberi suplai air. Ada 24 yang armada yang siih berganti. Dan ada dua armada lagi dari Deli Serdang. Karena lokasinya jauh, sampai 50 meter ke pinggir sungai," kata dia. 

Baca juga: Masih Rawan Kebakaran, Akses Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Masih Ditutup

Mengenai penyebab kebakaran, kata Albon, berdasarkan koordinasi dengan kepala lingkungan, api bermula dari dapur rumah warga.

"Ini padat dan hanya sepeda motor bisa lewat. Informasi dari kepling dari dapur. Ada yang memasak, ditinggalkan masakannya. Itu informasinya. (Penyebab) Pastinya dari labfor pihak yang berwajib," kata dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X