Kompas.com - 25/09/2019, 16:39 WIB
Dua anak dari korban Lily Wahidin yang duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) berpose dengan memegang foto kedua orang tuanya di kediamannya di Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (17/09/2019) KOMPAS.com/YAMIN ABDUL HASANDua anak dari korban Lily Wahidin yang duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) berpose dengan memegang foto kedua orang tuanya di kediamannya di Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (17/09/2019)

TERNATE, KOMPAS.com - Pihak keluarga dari tenaga kerja wanita (TKW) Lily Wahidin (28) asal Kota Ternate, Maluku Utara, yang meninggal di Malaysia, bersikeras meminta pihak kepolisian untuk melakukan autopsi jenazah.

Permintaan ini untuk memastikan, apakah penyebab kematian Lily benar-benar akibat jatuh dari sebuah bangunan.

Sebab, pihak keluarga menemukan ada kejanggalan dalam kematian Lily.

Bahkan, pihak keluarga mencurigai organ tubuh Lily sudah diambil.

“Kematian Lily masih mengundang tanda tanya bagi kami, makanya kami minta agar dilakukan autopsi untuk memastikannya,” kata Mahrus Adam, suami Lily, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Baca juga: Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Menurut Mahrus, sejumlah kejanggalan yang ditemukan pihak keluarga menguatkan mereka bahwa Lily meninggal secara tidak wajar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Makanya kami minta agar dilakukan autopsi, jika memang dari hasil autopsi menunjukan organ tubuhnya sudah ada yang hilang, agar ini diusut,” kata Mahrus.

Mahrus berharap kasus yang menimpa istrinya ini dapat mencegah kasus serupa terulang bagi korban lainnya.

Mahrus mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak penyidik di Polda Maluku Utara.

Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda dilakukannya autopsi.

“Yang saya tanya tim dari Jakarta, tapi saya lihat tidak ada kejelasan. Jadi saya pikir sebelum dan sesudah tim ini ke Jakarta hasilnya sama saja,” kata Mahrus.

Sementara itu, Direktur Kriminal Umum Polda Maluku Utara Kombes Anthon Setiyawan, hingga berita ini ditulis belum bisa dimintai tanggapan.

Baca juga: Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Lily, TKW asal Kota Ternate, Maluku Utara, bekerja di Malaysia sebagai asisten rumah tangga.

Ia direkrut oleh PT Maharani Tri Utama Mandiri dengan kantor cabang yang beralamat di Jalan Lingkungan Marikurubu, Kelurahan Marikurubu, Kota Ternate.

Sementara, yang menjadi pihak agensi yaitu AP Morning Shine SDN BHD.

Dia berangkat dari Ternate pada 13 Juli 2019 menuju Jakarta. Lily kemudian dilatih di BLK perusahaan yang ada di Bekasi, Jawa Barat, selama sebulan lebih.

Kemudian, dia berangkat dari Jakarta ke Penang, Malaysia pada 28 Agustus 2019.

Namun, dia dinyatakan meninggal pada Senin (2/9/2019) dini hari, di Malaysia.

Lily dikabarkan meninggal akibat jatuh dari ketinggian.

Namun pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan atas kematian Lily.

Pihak keluarga menemukan bekas sayatan panjang dari bawah kerongkongan hingga bawah pusat.

Kemudian, jahitan di bagian pinggul kanan, tulang paha patah, serta jahitan dari dahi hingga kepala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.