Kompas.com - 16/09/2019, 17:01 WIB
Ratusan ikan mendadak mati terdampar di pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, Minggu (15/9/2019) Foto Waty Thenu KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYRatusan ikan mendadak mati terdampar di pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, Minggu (15/9/2019) Foto Waty Thenu

AMBON, KOMPAS.com - Balai Karantina Ikan Ambon mengungkap sejumlah faktor yang dapat menjadi penyebab ribuan ikan mati terdampar di sejumlah pantai di Ambon.

Kepala Balai Karantina Ikan Ambon, Ashari Syarief mengatakan setelah mengetahui kejadian ribuan ikan terdampar mati, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk mengecek sekaligus mengambil sampel ikan guna kepentingan penelitian.

“Tim kita sudah turun ke Leahari dan Rutong kemarin untuk ambil sampel dan kita telah melakukan  pembedahan lima ekor sampel ikan dan 3 ekor sampel ada bercak-bercak darah pada tulang utama,”kata Ashari kepada Kompas.com di kantornya, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Ribuan Ikan Mati Mendadak dan Terdampar di Pesisir Pantai Ambon

Dia menjelaskan, ribuan ikan yang mati terdampar itu umumnya ikan jenis karang sementara sisanya ikan jenis plagis lainnya.

Menurutnya pembedahan terhadap sampel ikan telah dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian ikan-ikan tersebut.

“Kita pemeriksaan secara fisik dimana kita melakukan uji lab pertama ada hubungan ada penyakit atau tidak, ternyata tidak ada hubungan dengan penyakit,”ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mati lemas

Ashari mengungkapkan ribuan ikan tersebut bisa saja mati karena ada benturan sehingga membuat ikan-ikan itu menjadi lemas.

Sebab kondisi laut di pantai tersebut sangat bergelombang sehingga dapat memungkinkan adanya benturan.

“Bisa terjadi karena kondisi ikannya lemas karena alam atau lingkungan. Ombak yang disana sangat tinggi sehingga bisa benturkan dengan karang,”ujarnya.

Dia menjelaskan, kesimpulan tersebut masih bersifat sementara sebab pihaknya masih  akan kembali mengambil sampel air di permukaan dan juga air di posisi dasar laut untuk diuji.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X