Wagub Sebut Buruknya Kualitas Udara di Sumbar karena Asap Kiriman dari Riau dan Jambi

Kompas.com - 13/09/2019, 13:05 WIB
Kualitas udara di Sumbar semakin buruk, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.com/PERDANA PUTRAKualitas udara di Sumbar semakin buruk, Jumat (13/9/2019).

PADANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, kabut asap yang membuat kualitas udara di Sumbar memburuk berasal dari daerah tetangga, Riau dan Jambi.

Hal itu dikarenakan dua daerah itu sedang dilanda kebakaran hutan yang hebat.

"Dua daerah itu berbatasan langsung dengan Sumbar. Pada 11 September tercatat ada 177 titik panas di Riau dan 306 di Jambi. Sedangkan di Sumbar hanya 12," kata Nasrul Abit kepada Kompas.com, di Padang, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Kualitas Udara di Sumbar Memburuk, Siswa Dilarang Beraktivitas di Luar Ruangan

Selain itu, kata Nasrul, angin di dua daerah tersebut juga sedang bertiup ke arah Sumbar sehingga asap menuju Sumbar.

Haal itu menyebabkan Sumbar mengalami penurunan kualitas udara yang sangat signifikan.

"Sebelumnya berdasarkan pantauan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, pada 10 September itu partikel debu PM 10 tercatat hanya 25 mg/m3. Namun, pada 12 September melonjak drastis menjadi 96. Ini sudah di ambang batas," kata Nasrul.

Baca juga: Penampakan Parahnya Kabut Asap di Sumsel, Jembatan Ikon Ogan Ilir Pun Sampai Tak Terlihat

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X