Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Talaud, Sangihe dan Sitaro di Sulut

Kompas.com - 11/09/2019, 07:33 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

MANADO, KOMPAS.com - Gempa bumi kembali mengguncang tiga kabupaten kepulauan di Sulawesi Utara, Rabu (11/9/2019).

Gempa dengan magnitudo 5,7 mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe, dan Sitaro.

Gempa terjadi pada pukul 06.32 Wita. Lokasi gempa 3.90 LU, 126.76 BT (14 kilometer Tenggara Melonguane-Sulut), dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Edward Henry Mengko mengatakan, informasi untuk sementara, gempa bumi berpusat di 14 kilometer sebelah tenggara dari Melonguane, Talaud, pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Kota Palu Diguncang Gempa, Getaran Terasa hingga ke Sigli

"Gempa bumi ini dirasakan oleh masyarakat di Melonguane dan sekitaran wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud dengan intensitas guncangan III-IV pada skala MMI. Dirasakan juga di Tahuna, Kabupaten Sangihe pada skala II-III MMI, dirasakan di Siau, Kabupaten Sitaro pada skala II MMI," katanya lewat keterangan pesan singkat saat dikonfirmasi, Rabu pagi.

Edward menjelaskan, belum ada laporan kerusakan terkait gempa bumi ini.

"Untuk penyebab gempa bumi dan narasi lengkapnya kami masih menunggu approval," ujar dia.

Baca juga: Diancam Gempa Besar, Anggaran Bencana Pemkot Padang Malah Turun



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X