Puskesmas di Baubau Tak Layani Pasien karena 3 Dokter Pindah

Kompas.com - 10/09/2019, 15:32 WIB
Puskesmas Wajo yang berada di Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, tidak melayani pasien umum yang datang berobat. Ini disebabkan tiga orang  dokter umum yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Wajo pindah ke daerah lain. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEPuskesmas Wajo yang berada di Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, tidak melayani pasien umum yang datang berobat. Ini disebabkan tiga orang dokter umum yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Wajo pindah ke daerah lain.

BAUBAU, KOMPAS.com - Dinas kesehatan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengakui kekosongan tenaga dokter di Puskesmas Wajo karena keterlambatan mengantisipasi pindahnya ketiga dokter tersebut. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Wahyu, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/9/2019), mengatakan, ketiga dokter umum yang pindah tersebut tidak melakukan konfirmasi kepadanya sehingga tenaga dokter di Puskesmas Wajo mengalami kekosongan.  

“Ada perpindahan tenaga dokter yang tidak sempat diantisipasi secara cepat. (Pindahnya dokter) tidak ada konfirmasi kepada saya. Saya terlambat mengetahui, membuat saya harus bertindak cepat dalam sifatnya urgen,” kata Wahyu. 

Baca juga: Tak Ada Dokter Umum, Puskesmas di Baubau Ini Tidak Melayani Pasien


Sebelumnya, pada Senin (9/9/2019) kemarin, Puskesmas Wajo yang berada di Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, tidak melayani pasien umum yang datang berobat. 

Hal ini karena tiga orang dokter umum yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Wajo pindah ke daerah lain. 

Beberapa pasien yang datang untuk berobat terpaksa pulang dan beralih ke puskesmas lain.

Wahyu menjelaskan, salah satu dokter Puskesmas Wajo dilantik menjadi kepala bidang di rumah sakit. Sementara dua dokter lainnya pindah ke daerah lain tanpa ada konfirmasi.

“Maka saya mengambil langkah sifatnya sementara, saya menarik dua dokter dari puskesmas yang berbeda untuk bekerja di Puskesmas Wajo sambil mengajukan ke Pak Wali Kota untuk pergeseran ulang tenaga dokter,” ujarnya. 

Baca juga: 7 Kisah Pasien Ditandu Menuju Puskesmas, Disebut Ambulans Desa hingga Selamatkan Ibu Melahirkan

Saat ini, situasi di Puskesmas Wajo sudah kembali normal. Puskesmas Wajo sudah kembali melayani pasien umum karena dokter umum telah ada. 

“Antisipasi sudah dilakukan, Selasa ini sudah ada dokter dua dan pelayanan sudah kembali normal. Surat keputusan mereka sudah ditandatangani wali kota,” ucap Wahyu.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X