Mesin Kapal Mati, 5 Wisatawan Perancis Terdampar di Pulau Buro, Aceh

Kompas.com - 09/09/2019, 22:20 WIB
Lima wisatawan asal Perancis yang menyebrang dari Balohan Sabang tujuan pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh dengan menggunakan  boat pemandu wisata dalam perjananan mati mesin boat yang mereka tumpangi sehingga  terdampar ke pulau Buro, Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar. Senin (09/09/2019) foto dok tim SAR Banda Aceh KOMPAS.COM/TEUKU UMARLima wisatawan asal Perancis yang menyebrang dari Balohan Sabang tujuan pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh dengan menggunakan boat pemandu wisata dalam perjananan mati mesin boat yang mereka tumpangi sehingga terdampar ke pulau Buro, Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar. Senin (09/09/2019) foto dok tim SAR Banda Aceh

BANDA ACEH, KOPAS.com - Kapal kecil yang ditumpangi lima wisatawan asal Perancis yang menyebrang dari Balohan Sabang tujuan pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh, mengalami mesin mati.

Akibatnya, mereka terdampar di Pulau Buro, Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar.

“Informasinya mereka menyebrang ke Pelabuhan Ulee Lheu dengan menyewa boat pemandu wisata karena takut ketinggalan pesawat, karena tiket pesawat tujuan Singapura sudah dipesan,” kata Budiono, kepala Kantor SAR Banda Aceh saat dihubungi Kompas.com, Senin (09/09/2019).

Menurut Bidiono, Tim SAR banda Aceh setelah menerima laporan dari Panglima Laot Sabang terhadap boat yang ditumpangi lima warga Perancis dan dua warga Sabang itu terdampar setelah mati mesin.

Baca juga: 4 Fakta Bianglala di Pasar Rakyat Malang Roboh, Anak-anak Terluka hingga Karena Mesin Mati

 

Empat personel SAR Banda Aceh langsung diturunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi dengan menggunakan satu boat sea rider.

”Setelah mendapat informasi permintaan bantuan dari Panglima laot Sabang, empat personel tim SAR langsung melakukan pencarian dan evakuasi dengan menggunakan sea rider, mereka ditemukan sekitar 8 mill dari Pelabuhan Ulee Lheu dalam kondisi selamat,” katanya.

Baca juga: Misteri Hilangnya MV Nur Allya Diselidiki KNKT, Black Box Kapal Dicari

Lima wisatawan asal Perancis itu antara lain Amaya,(25), Jean Philippe (57)  Jonathan (24), Anthoni (29) dan Florence (57) serta Zulkifli (30) dan Husni (30), keduanya pemandu wisata asal Kota Sabang.

“Setelah dievakuasi, lima warga Perancis itu langsung diserahkan ke pihak agent travel untuk melanjutkan perjalanannya,” ujarnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X