Wali Kota Malang Ingin Asuh Siswa SMK yang Pisah dari Ortu dan Tinggal di Sekolah

Kompas.com - 09/09/2019, 16:04 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Senin (9/9/2019) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Senin (9/9/2019)

 

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang, Sutiaji berencana mengasuh Andreas Oktaviandi Tampubolon (16) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Widyagama Kota Malang yang tinggal di sekolah karena terpisah dari orangtuanya.

Saat ini, Sutiaji masih berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Malang terkait penanganan anak tersebut.

Sutiaji juga masih mencari tahu masalah yang dihadapi anak tersebut sehingga sampai berpisah dengan orangtuanya dan tidak memiliki tempat tinggal.

"Kami segera minta kepada teman-teman, kalau bisa kita akan jadikan anak asuh. Dan bisa jadi nanti saya sendiri. Saya belum tahu. Yang jelas nanti gimana akan kita dalami," kata Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (9/9/2019).

Baca juga: Ini 5 Fakta Viral Siswa SMK Terpaksa Tinggal di UKS Sekolah

Sutiaji bahkan menegaskan keinginannya untuk mengasuh anak itu.

"Iya bisa jadi," katanya.

Andreas atau sebelumnya ditulis dengan inisial B terpisah dengan orangtuanya sejak masih duduk di kelas 9 SMP. Andreas lantas bertemu dengan Angga di masjid dan menjadi anak asuh Angga.

Andreas melanjutkan pendidikan ke SMK Widyagama Kota Malang melalui jalur beasiswa penuh.

Pekan lalu, Andreas keluar dari rumah bapak asuhnya karena terlibat konflik dengan ibu dari bapak yang mengasuhnya itu.

Pihak sekolah lantas mempersilakan Andreas untuk menempati ruang UKS. Pihak sekolah juga akan menanggung seluruh kebutuhan Andreas. Sekolah juga akan memindahkan Andreas ke Asrama Stikes Widyagama Husada supaya tinggal di asrama tersebut.

Baca juga: Kisah Siswa yang Tinggal di Sekolah karena Tak Punya Rumah dan Pisah dengan Orangtua

Angga yang menjadi bapak asuh berjanji kepada pihak sekolah akan mengasuhnya lagi setelah rumah yang sedang dibangunnya selesai. Angga dan Andreas merasa saling cocok sebagai anak dan bapak asuh.

"Dia sangat nyaman dengan bapak asuhnya. Karena dididik usaha. Nyaman sekali dia. Dan nyambung. Hobinya komputer sama. Usahanya juga dibidang komputer," kata Kepala SMK Widyagama Kota Malang, Mawan Suliyadi.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X