Kronologi Baku Tembak Polisi dan Pencuri Sapi, Sempat Kejar-kejaran hingga Pelaku Kabur ke Hutan

Kompas.com - 08/09/2019, 07:42 WIB
UGD Rumah Sakit Ulin, Banjarmasin, Kalsel, tempat anggota polisi dari Polres Tanah Laut di rawat, Sabtu (7/9/2019) KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARUGD Rumah Sakit Ulin, Banjarmasin, Kalsel, tempat anggota polisi dari Polres Tanah Laut di rawat, Sabtu (7/9/2019)

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Baku tembak antara polisi dan pelaku pencuri sapi berawal saat polisi melakukan pengejaran terhadap tersangka di Desa Batu Tungku, Panyipatan, Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam kejadian ini, seorang anggota polisi dan seorang anak kecil terkena tembakan.

Tersangka yang diketahui bernama Khairullah mengendarai Toyota Innova dibuntuti oleh polisi dari Polres Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, di-backup Polres Tanah Laut, Kalsel.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Sentot Adi mengatakan, sebelum terjadi aksi baku tembak, tersangka yang sudah mengetahui kedatangan polisi, menabrakkan mobil yang dikendarainya ke mobil polisi.

Baca juga: Seorang Polisi Kritis usai Baku Tembak dengan Komplotan Pencuri Sapi

"Mobilnya dihadang anggota, rupanya si tersangka ini melawan, jadi dia menabrakkan mobil itu ke mobil anggota, kemudian anggota turun, terjadilah baku tembak," ujar Sentot Adi, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2019).

Usai baku tembak, tersangka masih sempat mengendarai mobilnya melarikan diri dari hadangan polisi.

Namun, kondisi ban yang pecah terkena peluru saat baku tembak membuat mobil tak bisa bergerak lebih jauh.

Tersangka akhirnya berhenti di pinggir jalan dan melarikan diri masuk ke kebun karet.

"Saat melarikan diri itu, polisi sempat mengejar, ketemu mobilnya tapi tersangka sudah lari masuk ke dalam hutan," lanjut Sentot.

Di dalam mobil, polisi mendapati 3 orang, 2 di antaranya anak kecil bersama orangtuanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Regional
Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Regional
Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah 'Hilang' 155 Tahun

Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah "Hilang" 155 Tahun

Regional
Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Regional
Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Regional
Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Regional
Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Regional
Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Regional
Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Regional
Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Regional
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Regional
Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Regional
Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Regional
Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X