Hendak Jemput Ibunya, Seorang Santri Tewas Ditusuk Orang Bertato

Kompas.com - 07/09/2019, 19:42 WIB
Ibu serta sejumlah pihak dari keluarga besar Pondok Pesantren Husnul Khotimah mendoakan jenazah almarhum MR, santri yang ditusuk hingga meninggal dunia di Kota Cirebon, Jumat malam (7/9/2019). Dokumen Pondok Pesantren Husnul KhotimahIbu serta sejumlah pihak dari keluarga besar Pondok Pesantren Husnul Khotimah mendoakan jenazah almarhum MR, santri yang ditusuk hingga meninggal dunia di Kota Cirebon, Jumat malam (7/9/2019).

CIREBON, KOMPAS.com – MR, seorang santri pondok pesantren Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, yang masih berusia 17 tahun tewas setelah ditusuk orang tak dikenal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/9/2019).

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati.

Kaporles Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengatakan, sejak mendengar kejadian tersebut, pihaknya langsung menurunkan sejumlah petugas untuk memburu pelaku.

Petugas juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, dan memeriksa sejumlah saksi mata.

“Kita masih melakukan olah TKP juga, pemeriksaan saksi-saksi yang di sana, kita juga saat ini sedang memeriksa CCTV yang ada di lokasi kejadian,” kata Roland kepada Kompas.com di Kantor Polres Cirebon Kota, Sabtu (7/9/2019).

Baca juga: Dipermalukan, Resedivis Tusuk Mantan Narapidana hingga Tewas

Roland menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula saat korban MR (17) hendak bertemu ibunya dari Kalimantan sekitar pukul 20.30 WIB, Jumat malam.

Korban menunggu bersama rekannya QG (17) tepat di seberang Toko Buku Gramedia Jalan Ciptomangunkusumo, Kota Cirebon.

Tiba-tiba ada orang tak dikenal menggunakan sepeda motor menghampiri dan langsung menuding bahwa MR telah memukul rekannya. Korban pun membantahnya dan tidak tahu apa-apa tentang kejadian itu.

QG, rekan korban spontan langsung berlari meminta tolong warga karena melihat pelaku membawa senjata tajam.

Saat QG kembali lagi, MR sudah tergeletak dengan luka tusuk di dada hingga mulutnya mengeluarkan darah.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
Cerita di Balik Foto 2 'Pocong' Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Cerita di Balik Foto 2 "Pocong" Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

Regional
Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Regional
Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Regional
Cerita Dua 'Pocong' Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Cerita Dua "Pocong" Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Regional
Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

Regional
Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Purwakarta, 1 Tewas

5 Orang Tertimbun Longsor di Purwakarta, 1 Tewas

Regional
Bahan untuk Lab Covid-19 di Padang Kosong akibat Tertahan di Bea Cukai

Bahan untuk Lab Covid-19 di Padang Kosong akibat Tertahan di Bea Cukai

Regional
Bupati Morowali Utara Meninggal dengan Status PDP, Ini Penjelasan Tim Dokter RSWS

Bupati Morowali Utara Meninggal dengan Status PDP, Ini Penjelasan Tim Dokter RSWS

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X