Perampok Toko Emas di Magetan Pernah Tusuk Mantan Bupati Madiun

Kompas.com - 26/08/2019, 07:40 WIB
Toko Emas Morodai di Kecamatan Barat Kabupaten Magetan menjadi korban perampokan seorang pria dengan bersenjata pistol. Pelaku juga mengancam menggunakan bom. KOMPAS.COM/SUKOCOToko Emas Morodai di Kecamatan Barat Kabupaten Magetan menjadi korban perampokan seorang pria dengan bersenjata pistol. Pelaku juga mengancam menggunakan bom.

MADIUN, KOMPAS.com - Pelaku perampokan toko emas di Magetan, Yunus Trianto, pernah melakukan tindak pidana penusukan terhadap mantan Bupati Madiun, Muhtarom pada 2009.

Pria asal Jiwan, Kabupaten Madiun, itu nekat menusuk mantan Bupati Madiun periode 2008-2018, lantaran tak suka dengan cara Muhtarom membagi-bagi bantuan saat bertatap muka dengan masyarakat.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Madiun Kota, AKP Suharyono membenarkan Yunus merupakan narapidana yang menusuk Muhtarom.

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Perampok Toko Emas yang Bawa Bom

Muhtarom saat ini terpilih menjadi anggota DPR RI dari PKB.

"Sebelum merampok toko emas, dahulu yang bersangkutan memang pernah menusuk mantan Bupati Madiun, Muhtarom. Dia pernah menusuk Pak Bupati dengan obeng saat acara sarasehan Bakti Sosial Terpadu di Desa Kincang, Kecamatan Jiwan," kata Suharyono, saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (25/8/2019).

Menurut Suharyono, Yunus menusuk Muhtarom karena apa yang diminta warga saat sarasehan itu digelar selalu dituruti korban.

"Dia (YT) tidak suka karena masyarakat minta ini dikasih dan minta itu dikasih," kata Suharyono.

Diketahui, Yunus menusuk Muhtarom saat korban menghadiri acara bakti sosial terpadu di Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, tanggal 23 Desember 2009.

Baca juga: Senjata yang Dipakai Perampok Toko Emas di Magetan Ternyata Pistol Mainan

 

Pelaku menusuk Muhtarom saat menikmati hiburan campursari dengan bintang tamu seniman Kirun. Akibat perbuatannya itu, Yunus divonis 18 bulan penjara.

Diberitakan sebelumnya, Toko Emas Morodadi di Kecamatan Barat Kabupaten Magetan dirampok seorang pria bernama Yunus Trianto dengan membawa pedang dan bom rakitan Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Belakangan diketahui pria itu juga membawa pistol. Pelaku mengancam kasir untuk tak berbuat macam-macam sekaligus memintanya menyerahkan uang di laci.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Regional
Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X