Polisi Duga Kuat Ijazah Caleg Gerindra Terpilih Ini Palsu

Kompas.com - 06/09/2019, 13:56 WIB
Riyanto menyebut pimpinan DPC Gerindra diduga terlibat kasus ijazah palsu Kadir. KOMPAS.com/A. FaisolRiyanto menyebut pimpinan DPC Gerindra diduga terlibat kasus ijazah palsu Kadir.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Kasus dugaan ijazah palsu caleg Gerindra terpilih atau anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Abdul Kadir terus diproses kepolisian.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP H Riyanto menyebut, Abdul Kadir yang dilantik sebagai anggota dewan pada akhir bulan lalu, kuat dugaan ijazah paket C-nya memang palsu.

"Diduga seperti itu (ijazah palsu). Namun, kami masih harus perlu keterangan saksi-saksi dari ahlinya, contohnya dari Dinas Pendidikan setempat, dari penyelenggara kegiatan paket C. Dari keterangan itu nanti bisa dipastikan (asli tidaknya)," kata Riyanto, Jumat (6/9/2019).

"Sejauh ini, pihak-pihak yang diperiksa di antaranya beberapa saksi dari pihak terlapor sendiri, pelapor, dan saksi yang lain. Terlapor sendiri sudah kami mintai keterangan hari Rabu lalu dan agenda hari ini adalah meminta keterangan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo," tambah Riyanto. 

Baca juga: Dituding Pakai Ijazah Palsu, Caleg Terpilih dari Gerindra Dipolisikan

Saat diperiksa, lanjut dia, Kadir mengaku ijazah paket C-nya didapat begitu saja. "Memang mengarah ke sana (ijazahnya palsu)," ujar dia.

Riyanto tak menampik ada dugaan keterlibatan pihak lain atas terbitnya ijazah palsu Abdul Kadir.

"Kami tuntaskan perkara ini ya, biar lebih jelas sampai sejauh mana keterlibatan pihak-pihak yang terkait dalam kasus ini," pungkas dia.

Usai Salat Jumat, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim menyebut, verifikasi berkas caleg berlangsung pada 2018, yang dilakukan oleh para komisioner KPU yang lama.

"Kami dilantik mulai tanggal 1 April 2019, sedangkan proses DCS dan DCT itu masih tahun 2018. Ya itu sudah di luar kewenangan kami ya. Proses verifikasinya masih di ranah KPU yang lama. Komisioner KPU yang baru sudah pada proses logistik," kata dia.

Lukman menambahkan, pihaknya diperiksa polisi terkait bagaimana proses verifikasi administrasi, DCS dan DCT.

Baca juga: Ini Penjelasan Pengacara UMUS Brebes Soal Kasus Ijazah Palsu Pelawak Qomar

 

Dirinya juga mengikutkan dua staf yang memang juga ikut dalam tim verifikasi waktu itu.

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Permasa Kabupaten Probolinggo melaporkan calon legislator terpilih DPRD Kabupaten Probolinggo dari Gerindra, Abdul Kadir ke polisi atas kasus dugaan ijazah palsu.

Ketua LSM Permasa Saudi Hasyim mengatakan, ijazah Paket C dengan nama nama Abdul Kadir dengan nomor peserta C-12-05-29-036-018-7 dan bernomor Register 05PC0095265 yang diterbitkan Dinas Pendidikan tertanggal 4 Agustus 2012 dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan saat itu Hasyim Asyari, diduga palsu. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
New Normal Segera Dimulai, Warga Tak Sabar Ingin ke Pantai

New Normal Segera Dimulai, Warga Tak Sabar Ingin ke Pantai

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 1 Juni 2020

Regional
Tak Mau Menyerah, Penyerang Polisi di Kalsel Tewas Ditembak

Tak Mau Menyerah, Penyerang Polisi di Kalsel Tewas Ditembak

Regional
Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Regional
Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Regional
Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Regional
Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Regional
Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Regional
Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Regional
Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata Kosong

Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata Kosong

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyumas Terus Bertambah, PDP Naik

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyumas Terus Bertambah, PDP Naik

Regional
Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Dinyatakan Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X