Sekjen KKP: 5 Permintaan Gubernur Maluku Segera Kami Tindaklanjuti

Kompas.com - 06/09/2019, 12:24 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail keluar bersama sejumlah pejabat kementrian  Kelautan dan Perikanan dari kantor Gubernur usai memberikan keterangan kepada waratwan, Kamis (5/9/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Murad Ismail keluar bersama sejumlah pejabat kementrian Kelautan dan Perikanan dari kantor Gubernur usai memberikan keterangan kepada waratwan, Kamis (5/9/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) Nilanto Perbowo mengatakan, hasil pertemuan dengan Gubernur Maluku Murad Ismail akan segera disampaikan kepada Menteri Susi Pudjiastuti.

Menurut Nilanto, saat kembali ke Jakarta, pihaknya akan langsung menemui Menteri Susi untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan Murad Ismail.

“Tentu kami akan menyampaikan apa-apa yang telah kami dapatkan langsung dari Pak Gubernur sekembalinya kami ke Jakarta,”kata Nilanto di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/9/2019).

Nirlanto mengatakan, semua permintaan Gubernur Maluku akan segera ditindaklanjuti.

“Sebagaimana Pak Gubernur sampaikan bahwa semua hal akan kami tindak lanjuti dengan secepat mungkin dan sebaik mungkin, saya kira demikian,”kata Nilanto.

Adapun, lima tuntutan pemerintah Provinsi Maluku yang disampaikan ke Menteri Susi yakni meminta Pemerintah Pusat segera merealisasi janji-janjinya terkait Maluku dijadikan sebagai lumbung ikan nasional (LIN) baik dalam bentuk regulasi maupun program kebijakan.

Kedua, mendesak DPR RI  dan Pemerintah Pusat segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Provinsi Kepulauan menjadi Undang-Undang.

Ketiga, meminta Menteri KKP Susi Pudjiastuti segera memberi paraf pada draf Perpres LIN, agar bisa ditandatangani Presiden RI Joko Widodo.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sekretaris Kabinet sudah memberi paraf persetujuan.

Keempat, mendesak Menteri Dalam Negeri segera menyetujui Perda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang sudah diajukan Pemerintah Maluku, termasuk dari daerah lainnya.

Kelima, mendesak Pemerintah Pusat agar mengeluarkan Peraturan Pemerintah dengan mencantumkan objek kelautan dan retribusi daerah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Regional
Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Regional
Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Regional
Pengakuan Pria Mabuk yang Tikam Pemilik Warung hingga Tewas, Mengaku Kesal Ditegur Saat Ribut dengan Temannya

Pengakuan Pria Mabuk yang Tikam Pemilik Warung hingga Tewas, Mengaku Kesal Ditegur Saat Ribut dengan Temannya

Regional
Seluruh Peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa Telah Kembali ke Daerah Asal

Seluruh Peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa Telah Kembali ke Daerah Asal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X