Kompas.com - 04/09/2019, 17:41 WIB
Suasana kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi yang digelar BMKG di Fave Hotel Cilacap, Rabu (4/9/2019). dok BMKG CilacapSuasana kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi yang digelar BMKG di Fave Hotel Cilacap, Rabu (4/9/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Tahun ini Stasiun Geofisika Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berencana akan menginstall 15 alat pendeteksi gempa bumi atau seismograph untuk tiap daerah di Jawa Tengah.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Stasiun Geofisika Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie kepada Kompas.com, Rabu (4/9).

"Dalam waktu dekat 15 seismograph itu akan kami install secara bertahap untuk 15 wilayah di Jateng. Antara lain Kabupaten Tegal, Pekalongan, Batang, Wonosobo, Purworejo, Klaten, Boyolali, Grobogan, Kebumen, Blora, Wonogiri. Kami targetkan bulan Desember sudah selesai," ujarnya.

Sebelumnya, seismograph sudah terpasang untuk lima wilayah di Jawa Tengah yakni Kabupaten Tegal, Semarang, Jepara dan Cilacap sebanyak dua buah.

Baca juga: Gunungkidul Dianggap Wilayah Rawan Gempa, Ratusan Rumah Disurvei

"Saat ini kami sedang dalam tahapan membangun selter. Jadi sensornya nanti ditaruh di satu bangunan permanen. Setelah selesai pembangunan shelter baru akan dilakukan instalasi perangkat seismograph," jelasnya.

Selain berfungsi untuk meningkatkan keakuratan kekuatan gempa bumi yang terjadi, sensor seismopraph juga berguna mendeteksi potensi kegempaan yang mengancam Jateng.

"Kalau ada gempa yang muncul, maka bisa cepat membantu rekan-rekan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang butuh informasi lebih mendetail," tandasnya.

Setyoajie melanjutkan upaya ini juga akan melibatkan Pemprov Jateng dan Pemkab setempat karena rencananya BMKG akan menggunakan lahan milik Pemda yang dianggap aman dari getaran gempa untuk lokasi pemasangan seismograph.

Baca juga: Sutopo: 8 dari 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Rawan Gempa

"Sudah ada respon positif dan ijin pinjam pakai lahan dari Pemda terkait lokasi pemasangan. Teknis pemasangan dan operasional peralatan nantinya akan dilakukan oleh teknisi BMKG yang sudah terlatih," terangnya.

Secara umum Jateng termasuk daerah aktif gempa, namun demikian untuk tingkat kerawanan sangat tergantung pada banyak faktor, antara lain pemahaman masyarakat terkait tahapan mitigasi atau konsep evakuasi mandiri, kualitas bangunan sudah memenuhi kaidah bangunan tahan gempa dan demografi kepadatan penduduk.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X