Anak-anak Pulau di Batam Mayoritas Kurang Gizi

Kompas.com - 03/09/2019, 14:09 WIB
Ilustrasi anak-anak bermain bola thinkstock/saiyoodIlustrasi anak-anak bermain bola

Untuk upaya jangka panjang pencegahan stunting, Dinkes Batam memiliki program yang diterapkan sebagai upaya penurunan prevelensi stunting, yaitu dengan membagikan zat besi ke SMA.

Anak SMA dinilai sudah memasuki usia subur dan menjadi waktu yang pas untuk menerapkan perbaikan gizi pada calon ibu, terutama bagi siswa yang memiliki keluhan anemia dan mudah kelelahan.

Baca juga: Fakta Baru Ayah Penganiaya Balita Penderita Gizi Buruk, Ikat dan Kurung Anak di Kandang Kambing hingga Ditangkap Polisi

Zat besi diberikan sebagai penanganan utama karena memiliki sejuta manfaat salah satuya pembentukan sel darah merah.

Tidak itu saja, Dinkes Batam juga mejalankan program posyandu terpadu. Posyandu ini tidak hanya melayani kelengkapan nutrisi pada bayi dan balita, tetapi juga pada ibu hamil dan lansia.

"Bahkan di beberapa daerah, sudah ada yang menerepkan posyandu remaja, khusus untuk memberikan pelayanan kepada kesehatan remaja," katanya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X