Akses Komunikasi Terbatas Pasca Kerusuhan di Jayapura, Warga Sulit Menghubungi Keluarga

Kompas.com - 30/08/2019, 09:41 WIB
Asap mengepul dari kawasan pertokoan di Entrop, Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019) KOMPAS/JOHN ROY PURBAAsap mengepul dari kawasan pertokoan di Entrop, Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pasca kerusuhan yang terjadi di Jayapura, Papua, pada Kamis (29/8/2019), akses komunikasi masih sangat terbatas.

Sejak 19 Agustus 2019, hanya layanan data yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Namun, sejak Kamis sore, layanan telepon dan pesan singkat sangat sulit diakses.

Ketika hendak menelepon, di layar ponsel akan muncul tulisan "tidak terdaftar di jaringan".

Roy, salah satu warga Jayapura, mengaku sangat terganggu dengan sulitnya akses komunikasi di Jayapura.

Bahkan, pada saat terjadi kerusuhan, ia yang sedang berada di pusat kota sangat panik, karena tidak bisa menghubungi keluarganya yang berada di Kotaraja.

"Kita di kota sudah waspada karena massa mulai datang, ditambah saya tidak bisa telepon istri di rumah justru kita makin panik," kata Roy, di Jayapura, Jumat (30/08/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap layanan seluler bisa segera berfungsi normal, karena kini masyarakat kesulitan mengakses informasi.

Baca juga: Duduk Pekara Putusnya Telekomunikasi di Jayapura, Menkominfo: Kabel Optik Dipotong

Senada dengan Roy, Syaiful juga mengeluh ketiadaan layanan komunikasi.

Ia yang berprofesi sebagai jurnalis, terpaksa harus menginap di lobi hotel, karena tidak ada informasi mengenai situasi keamanan di jalan.

"Saya tinggal di Koya, perjalanan dari kota sekitar 1 jam. Pada hari biasa saja jalur itu sudah sepi, kalau kondisi sekarang tanpa informasi saya tidak berani pulang," tutur Syaiful.

Namun, seperti sebelumnya, layanan seluler yang terganggu hanya terjadi di Jayapura.

Sementara, di Kabupaten Keerom, jaringan telekomunikasi masih berfungsi normal.

"Di sini (Keerom) jaringan masih bagus, 4G," kata Ria Susmiyanti yang bekerja di salah satu Bank BUMN yang ada di Keerom.

Baca juga: Wali Kota Jayapura Menangis Melihat Perilaku Massa Pendemo yang Rusuh

Baca juga: Ini Kronologi Demo di Jayapura yang Berubah Jadi Kerusuhan

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.