Fakta Lengkap Ibu yang Diinjak Kepalanya oleh Anaknya, Bernama Djaiti bukan Rusmini hingga Direkam Anak Kedua

Kompas.com - 29/08/2019, 06:15 WIB
Andre Prasetya (21) bersama Novi (26) bercerita tentang kondisi ibunya yang meninggal kepada para pelayat di rumahnya, Kedondong Kidul Gang 1, Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANAndre Prasetya (21) bersama Novi (26) bercerita tentang kondisi ibunya yang meninggal kepada para pelayat di rumahnya, Kedondong Kidul Gang 1, Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/8/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang ibu yang sempat viral di media sosial karena diinjak anaknya, meninggal di RS Soewandie, Surabaya, Selasa (27/8/2019) pukul 14.00 WIB.

Kejadian tersebut terekam video dan viral sepekan yang lalu.

Dalam rekaman video berdurasi 39 detik tampak seorang pemuda yang beradu mulut dengan seorang ibu yang tiduran di atas kasur.

Si pemuda bahkan sempat melempar guling ke arah ibu tersebut. Video tersebut diakhiri dengan tindakan pemuda menginjak kepala ibunya menggunaka kaki kanan.

Baca juga: Komplikasi, Ibu yang Diinjak Kepalanya oleh Sang Anak Meninggal Dunia

Berikut 7 fakta lengkap dari peristiwa tersebut:

 

1. Bernama Djaiti bukan Rusmini

Novi (26), anak kedua dari ibu yang ada dalam video viral tersebut mengatakan bahwa nama ibunya adalah Djaiti (62) bukan Rusmini.

"Untuk semuanya, ibu saya itu sebenarnya namanya Ibu Djaiti. Kalau yang beredar di luaran itu sebenarnya salah, bukan Rusmini, tapi ibu Djaiti," kata anak kedua Djaiti, Novi (26).

Ia sendiri mengaku tidak tahu mengapa ibunya berubah nama menjadi Rusmini. Dia juga meminta agar kesalahan penyebutan nama itu diluruskan.

"Saya juga enggak tahu soalnya dari awal pas viral pun kan memang ketahuan namanya Ibu Djaiti, cuma pas ibu meninggal enggak tahu dari mana kok namanya berubah jadi Rusmini," ujar dia.

Baca juga: Kisah Rusmini Ibu yang Diinjak Kepalanya oleh Sang Anak, Jualan Es Teh hingga Meninggal karena Komplikasi

 

2. Sang anak mengaku menyesal

Pemuda yang terekam menginjak kepala ibunya adalah anak bungsu pasangan almarhum Djaiti (62) dan Sunarwo (71), yang bernama Andre Prasetyo (21).

Ditemui Kompas.com di rumahnya di Kedondong Kidul Gang 1, Kelurahan/Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Rabu (28/8/2019), Andre mengaku menyesal atas kejadian tersebut.

"Saya tidak menyangka dulu melakukan hal itu ke ibu, saya menyesal," kata

Andre bercerita selama ibunya dirawat di rumah sakit, ia dan ayahnya selalu menemani ibunya dan memberi semangat agar ibunya bisa sembuh.

"Waktu di rumah sakit, ibu sempat berpesan bahwa saya harus berubah dan berperilaku baik, cuma gitu saja. Saya juga sudah enggak mau aneh-aneh lagi," ujar Andre.

Baca juga: Penyesalan Andre Pernah Injak Kepala Ibunya...

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X