BUMN Timah Tolak Gunakan PLB Program Jokowi, Ini Alasannya...

Kompas.com - 28/08/2019, 15:55 WIB
Gedung kantor pusat PT Timah di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung, yang sekarang dijadikan Museum Timah. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROGedung kantor pusat PT Timah di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung, yang sekarang dijadikan Museum Timah.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Timah Tbk menilai, keberadaan gudang Pusat Logistik Berikat (PLB) di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, kurang efisien digunakan untuk penjualan timah batangan milik mereka.

Direktur Utama PT Timah Tbk M Riza Pahlevi Tabrani mengatakan, jarak pusat produksi dengan gudang berjauhan sehingga tidak efisien.

"Kami punya pengolahan di Kundur, Kepri. Kalau dibawa dulu ke Bangka, kemudian dijual kan tidak efisien," kata Riza seusai menghadiri pelepasan ekspor perdana di gudang BGR Pangkal Pinang, Senin (26/8/2019).

Dia menuturkan, jika kerja sama ingin dilakukan, maka gudang harus dibangun di wilayah operasional PT Timah.


Baca juga: Emil Pastikan AIC Akan Terlibat dalam Program Citarum Harum

Selain di Kundur, Kepri, PT Timah juga memiliki pabrik peleburan di Bangka Barat yang jaraknya hampir 100 kilometer dari PLB Ketapang Pangkal Pinang.

Menurut Riza, ongkos operasional sangat diperhatikan pihaknya mengingat sengitnya persaingan serta harga jual timah yang terus berfluktuasi.

Termasuk dalam penggunaan bursa, PT Timah, kata Riza, bersikap dinamis melihat nilai bisnis yang ada.

Saat ini, yang menjadi pilihan cukup banyak seperti London Metal Excange (LME), Kuala Lumpur Tin Market (KLTM), Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).

"Kami tidak patok di bursa tertentu, tapi mana yang menguntungkan di situ jual," ujar dia.

Di satu sisi, Riza menilai upaya pemerintah untuk memperkuat pasar timah di kancah internasional sudah sangat baik.

Hanya dalam transaksi di lapangan, faktor efisiensi dan potensi keuntungan menjadi pertimbangan demi mengamankan perusahaan.

Sementara itu, pengelola PLB Ketapang Pangkal Pinang sempat mengeluhkan tidak adanya komitmen pengelola smelter untuk menggunakan gudang PLB.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X