Ibu yang Meninggal karena Diinjak Anak Bernama Djaiti, Bukan Rusmini

Kompas.com - 28/08/2019, 14:52 WIB
Novi (26) anak kedua almarhumah Djaiti, ibu yang viral setelah kepalanya diinjak anaknya, ditemui di rumahnya, Jalan Kedondong Gg 1 nomor 21, Kelurahan/Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANNovi (26) anak kedua almarhumah Djaiti, ibu yang viral setelah kepalanya diinjak anaknya, ditemui di rumahnya, Jalan Kedondong Gg 1 nomor 21, Kelurahan/Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/8/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang ibu yang sempat viral di media sosial karena diinjak anaknya hingga korban meninggal di RS Soewandie, Surabaya, Selasa (27/8/2019) pukul 14.00 WIB.

Ibu itu memiliki riwayat penyakit jantung dan meninggalnya tidak ada sangkut paut dengan kelakuan sang anak.

Di media massa, ibu yang meninggal karena diinjak anak ditulis dengan nama Rusmini.

Namun, pihak keluarga memberikan klarifikasi bahwa nama ibu tersebut adalah Djaiti (62).


"Untuk semuanya, ibu saya itu sebenarnya namanya Ibu Djaiti. Kalau yang beredar di luaran itu sebenarnya salah, bukan Rusmini, tapi ibu Djaiti," kata anak kedua Djaiti, Novi (26).

Baca juga: Kisah Rusmini Ibu yang Diinjak Kepalanya oleh Sang Anak, Jualan Es Teh hingga Meninggal karena Komplikasi

Novi mengatakan hal itu setelah ditemui Kompas.com di rumahnya, Kedondong Kidul Gang 1 nomor 21, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Rabu (28/8/2019).

Ia tidak tahu mengapa nama ibunya berubah menjadi Rusmini. Padahal, dari awal sejak video adiknya menginjak kepala sang ibu itu viral, namanya tertulis Djaiti.

"Saya juga enggak tahu soalnya dari awal pas viral pun kan memang ketahuan namanya Ibu Djaiti, cuma pas ibu meninggal enggak tahu dari mana kok namanya berubah jadi Rusmini," ujar dia.

Dia pun meminta agar kesalahan penyebutan nama itu diluruskan. Sehingga, siapa pun yang ingin mendoakan ibunya tidak salah sasaran.

"Ibu saya Ibu Djaiti, bukan Rusmini. Saya perlu luruskan biar doa dari orang-orang tersampaikan ke ibu, Ibu Djaiti. Biar orang juga tidak salah mendoakan," imbuh Novi.

Sepekan yang lalu, beredar video seorang ibu berbaju ungu yang ditendang kepalanya oleh seorang pemuda.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X