Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Bumikan Diplomasi Indonesia, Kemlu dan Pemkot Semarang Gelar Diplofest

Kompas.com - 26/08/2019, 19:29 WIB
Menlu RI Retno Marsudi memimpin debat terbuka Dewan Keamanan PBB DK PBB dengan tema ?Menabur Benih Perdamaian: Meningkatkan Keselamatan dan Kinerja Misi Pemeliharaan Perdamaian (MPP) PBB? di Markas PBB di New York, Rabu (7/5/19) Dok. Humas Kementerian Luar NegeriMenlu RI Retno Marsudi memimpin debat terbuka Dewan Keamanan PBB DK PBB dengan tema ?Menabur Benih Perdamaian: Meningkatkan Keselamatan dan Kinerja Misi Pemeliharaan Perdamaian (MPP) PBB? di Markas PBB di New York, Rabu (7/5/19)


KOMPAS.com
- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RepubIik Indonesia (RI) akan mengadakan Diplomacy Festival (Diplofest) di Kota Semarang

Direktur Informasi dan Media Kemenlu Listiana Operananta menjelaskan tujuan penyelanggaraan Diplofes adadalh untuk membumikan diplomasi

"Kami ini diplomasi lebih dekat dengan masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar di Kota Semarang," kata Listiana Operananta seperti dalam keterangan tertulisnya. 

Hal senada diutarakan Kapala Bagian Humas dan Protokol Kota Semarang, Wing Wiyarso.

Menurut dia Diplofest diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa dan pelajar untuk dapat lebih memahami serta menjadi bagian dari diplomasi Indonesia.

“Ini kesempatan yang langka di mana selama ini kita mungkin tidak tahu apa dan bagaimana diplomasi luar negeri dijalankan. Maka event Diplofest ini supaya kita manfaatkan sebaik mungkin, karena yang namanya diplomasi Indonesia adalah milik bersama,” ujar Wing.

Menurut rencana, event tersebut akan digelar pada tanggal 29-30 Agustus 2019. Sebelumnya, Kota Semarang, Diplofest telah sukses diselenggarakan di Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Padang dan Makassar.

Dua kegiatan

Di Kota Semarang, DiploFest digelar dengan menghadirkan dua kegiatan, yaitu Public Lecture dan Festival Diplomasi.

Dalam Public Lecture, para pelajar dan mahasiswa dapat langsung berdiskusi bersama pelaku garis depan diplomasi Indonesia termasuk dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno L.P Marsudi.

Menurut rencana Public Lecture akan diselenggarakan, Kamis (29/8/2019) di enam universitas, yakni Universitas Wahid Hasyim, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas Katolik Soegijapranata, dan Universitas Kristen Satya Wacana.

Sementara itu, talk show dengan Menlu RI akan diselenggarakan di Auditorium Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro, Tembalang pada Jumat (30/8/2019) pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Tidak hanya itu saja, pada hari tersebut akan ada pula Festival Diplomasi di Simpang Lima, Semarang. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB akan mengajak para pengunjung untuk menyelami diplomasi Indonesia secara langsung.

Di sana pengunung bisa dapat terjun merasakan mewakili Indonesia untuk perdamaian dunia dalam sidang Dewan Keamanan PBB, bernegosiasi dengan negara lain dalam sidang bilateral, berbicara di depan publik, simulasi TOEFL/IELTS dan masih banyak lagi.

Festival Diplomasi menghadirkan pula area Edu Fairs. Di sini para pelajar dapat mengunjungi berbagai booth yang menawarkan program beasiswa, bagaimana menjadi Diplomat, hingga lowongan kerja di organisasi internasional.

Nah, bagi masyarakat yang berminat mengikuti event Diplofest, dapat segara mendaftar melalui Instagram dan Twitter Kemlu RI di @Kemlu_RI maupun YouTube Kemlu TV.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Janin Ditemukan di Ruang Kelas, Siswi SMK Heboh

Janin Ditemukan di Ruang Kelas, Siswi SMK Heboh

Regional
Fakta Lengkap Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Analogi Segitiga hingga Terasa Sampai Bandung dan Bima

Fakta Lengkap Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Analogi Segitiga hingga Terasa Sampai Bandung dan Bima

Regional
Foto Syur Wanita Berbaju PNS Viral, Pemprov Jabar Lakukan Penelusuran

Foto Syur Wanita Berbaju PNS Viral, Pemprov Jabar Lakukan Penelusuran

Regional
TNI Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser Asal Malaysia

TNI Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser Asal Malaysia

Regional
Kisah Iman, Anak Yatim Penjual Gorengan di Trotoar: Dapat Rp 30.000 Sehari hingga Diajak Belanja ke Mal oleh Dedi Mulyadi

Kisah Iman, Anak Yatim Penjual Gorengan di Trotoar: Dapat Rp 30.000 Sehari hingga Diajak Belanja ke Mal oleh Dedi Mulyadi

Regional
Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Regional
Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Merebak di Karawang, 'Safe House' Dibutuhkan

Kasus Kekerasan Seksual Merebak di Karawang, "Safe House" Dibutuhkan

Regional
Pemprov Gorontalo Siap Ganti Rugi Sawah yang Gagal Panen Akibat Kemarau

Pemprov Gorontalo Siap Ganti Rugi Sawah yang Gagal Panen Akibat Kemarau

Regional
Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Regional
Desa Ini Diteror Pria Misterius yang Raba dan Cium Wanita Saat Tidur

Desa Ini Diteror Pria Misterius yang Raba dan Cium Wanita Saat Tidur

Regional
Bentrokan OKP dan TNI di Medan, 1 TNI Luka, Identitas Pelaku Masih Rahasia

Bentrokan OKP dan TNI di Medan, 1 TNI Luka, Identitas Pelaku Masih Rahasia

Regional
Kisah di Balik Bocah 9 Tahun Mengemis di Aceh, Disiksa Orangtua Jika Pulang Tak Bawa Uang

Kisah di Balik Bocah 9 Tahun Mengemis di Aceh, Disiksa Orangtua Jika Pulang Tak Bawa Uang

Regional
Uji Lab Ungkap Sayur di Ambon Terpapar Pestisida, Petani Merugi

Uji Lab Ungkap Sayur di Ambon Terpapar Pestisida, Petani Merugi

Regional
Hibur Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru, Komunitas Ini Sediakan Buku Bacaan

Hibur Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru, Komunitas Ini Sediakan Buku Bacaan

Regional
komentar di artikel lainnya